MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | BANDUNG (JAWA BARAT) – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin apel bersama sekitar 5.000 pengemudi ojek online (ojol) yang digelar di Lapangan Upakarti, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Acara bertajuk “Sauyunan Jaga Lembur” ini menegaskan kolaborasi antara kepolisian dan komunitas ojol dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Barat.





Deklarasi dan tujuan
Apel diawali dengan deklarasi ojol kamtibmas, yang menyatakan kesiapan para driver untuk bersinergi dengan Polri. Kapolri menyampaikan apresiasi atas semangat tersebut, menekankan peran ojol sebagai “mata” dan “tangga” informasi cepat di jalan raya, termasuk laporan kecelakaan, kejahatan, atau situasi darurat lainnya.
Pelatihan bantuan hidup dasar
Sebagai bagian dari kegiatan, Polda Jawa Barat memberikan pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) kepada para driver. Kapolri mengapresiasi inisiatif ini, mengingat kemampuan dasar pertolongan pertama dapat menjadi penentu selamatnya korban dalam golden time sebelum mendapat perawatan medis lanjutan.
Dampak ekonomi dan sosial
Kapolri juga menyoroti kontribusi ojol terhadap perekonomian lokal, khususnya dalam menghubungkan UMKM, pedagang, dan konsumen. Kehadiran ojol, kata beliau, mempercepat distribusi barang dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Pameran layanan masyarakat
Di sela‑sela apel, sejumlah booth layanan publik dihadirkan, antara lain Gerai Ojol Kamtibmas Mart, Bengkel Ojol Kamtibmas, Bakti Kesehatan, Bakti Sosial, SIM Keliling, Samsat Keliling, serta stan Bidhumas dan SAR Polda Jawa Barat. Kapolri meninjau kesiapan peralatan dan menekankan pentingnya sinergi antar‑satgas dalam penanganan bencana.
Penutup
Dalam sambutan akhir, Kapolri menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan nasional dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 bergantung pada gotong‑royong seluruh elemen masyarakat. “Mari terus jaga kolaborasi ini demi keamanan dan kemajuan bangsa,” ujarnya.
(Elva-Red)








