Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahDKI JAKARTANews

Pria Ditemukan Tewas di Area Pos Keamanan Universitas Pertamina, Polisi Lakukan Penyelidikan Awal

×

Pria Ditemukan Tewas di Area Pos Keamanan Universitas Pertamina, Polisi Lakukan Penyelidikan Awal

Sebarkan artikel ini

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | JAKARTA SELATAN — Seorang pria ditemukan meninggal dunia di area lantai samping Pos Utama Security Kampus Universitas Pertamina, Jalan Teuku Nyak Arief, Kelurahan Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (20/12/2025) sore.

Peristiwa tersebut langsung ditangani aparat Polsek Kebayoran Lama guna memastikan penyebab kematian korban.
Informasi awal diterima kepolisian sekitar pukul 17.15 WIB dari warga dan petugas keamanan kampus. Menindaklanjuti laporan tersebut, Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Kebayoran Lama, Iptu Jumono, S.H., bersama piket fungsi segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Kronologi Penemuan

Berdasarkan keterangan saksi M. Arpan (30), petugas keamanan Kampus Universitas Pertamina, sekitar pukul 16.30 WIB ia melihat seorang pria yang diketahui berprofesi sebagai sopir angkut sampah berada di depan pintu masuk Pos Utama Security. Tak lama kemudian, korban terlihat terjatuh di lantai dengan posisi terlentang.

“Saksi melihat korban sudah tidak bergerak. Saat dicek secara visual, korban diduga telah meninggal dunia,” ungkap sumber kepolisian berdasarkan keterangan saksi di TKP.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Danru Security Aang Suryadi, yang selanjutnya meneruskan laporan ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Grogol Selatan, Aiptu Toha. Pihak kepolisian Polsek Kebayoran Lama pun segera melakukan penanganan awal.

Identitas Korban
Korban diketahui bernama Muhamad (51), lahir di Lebak pada 2 September 1974. Korban beragama Islam dan berprofesi sebagai wiraswasta, berdomisili di Kampung Satong, RT 01/03, Desa Cisuren, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Istri korban, Nurhayati (33), yang dihubungi pihak keamanan kampus, menyampaikan bahwa suaminya dalam beberapa waktu terakhir mengeluhkan sakit batuk berkepanjangan dan diduga memiliki riwayat gangguan pada paru-paru.

Temuan Awal di TKP
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas mendapati korban dalam kondisi mengeluarkan darah dari mulut. Namun demikian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, luka terbuka, maupun bekas penganiayaan di tubuh korban.
“Kondisi korban tidak menunjukkan adanya indikasi kekerasan fisik. Dugaan sementara mengarah pada faktor kesehatan, namun penyebab pasti menunggu hasil visum,” ujar petugas di lokasi.

Langkah Kepolisian
Untuk memastikan penyebab kematian secara medis dan hukum, pihak kepolisian telah melakukan sejumlah tindakan, antara lain:
Mendatangi dan mengamankan TKP,
Mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket) dari para saksi,
Mengevakuasi dan mengirim jenazah korban ke RS Fatmawati untuk dilakukan visum et repertum,
Menyusun laporan kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil visum dari rumah sakit guna memastikan penyebab kematian korban secara pasti. Aparat menegaskan bahwa setiap temuan akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku untuk memastikan tidak adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.(Red)

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan