MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | BATIPUH (SUMATERA BARAT) – Sebagai wujud pelestarian tradisi dan rasa syukur atas melimpahnya sumber daya alam, Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, S.E.,M.M., bersama Anggota DPRD, Yonnarlis, S.H.I., menghadiri prosesi adat Alek Kapalo Banda di Jorong Pincuran Tujuah, Nagari Batipuh Baruah, Sabtu (28/3).
Acara yang dipusatkan di SDN 09 Batipuh Baruah ini berlangsung khidmat dan meriah.

Alek Kapalo Banda merupakan tradisi turun-temurun masyarakat setempat sebagai bentuk syukuran atas nikmat sumber mata air yang menjadi urat nadi kehidupan, terutama dalam mengairi areal persawahan petani di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Anton Yondra mengapresiasi kekompakan masyarakat yang masih teguh menjaga kearifan lokal. Menurutnya, tradisi ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol gotong royong dan penghormatan terhadap alam.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya. Air adalah sumber kehidupan bagi petani kita. Dengan rasa syukur melalui Alek Kapalo Banda ini, kita berharap keberkahan hasil tani terus melimpah,” ujar Anton Yondra.
Hal senada disampaikan oleh Yonnarlis, yang menekankan pentingnya menjaga infrastruktur irigasi agar manfaat mata air ini tetap optimal dirasakan oleh generasi mendatang.
Bupati Tanah Datar yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Drs. Erizanur, M.Si, turut menyampaikan salam hangat dari pemerintah daerah. Beliau menegaskan bahwa pemerintah akan terus bersinergi dengan tokoh masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis kearifan lokal.
Acara ini juga dihadiri oleh Camat Batipuh Rifka Akbar, S.S.T.P, unsur Forkopimca, Wali Nagari Batipuh Baruah Mulyadi BJ, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, serta para perantau yang sengaja pulang untuk merayakan kebersamaan ini.
Prosesi diakhiri dengan makan bersama sebagai simbol persatuan antara pemerintah, tokoh adat, dan seluruh lapisan masyarakat Jorong Pincuran Tujuah.
(Rizal, Sijelin DPRD)









