MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | BATUSANGKAR (SUMATERA BARAT) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah Datar menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 pada Kamis (02/04/2026). Bertempat di ruang rapat KPU Tanah Datar, kegiatan ini menjadi langkah krusial dalam menjaga akurasi data pemilih di wilayah Kabupaten Tanah Datar.

Rapat pleno dibuka langsung oleh Ketua KPU Tanah Datar, Dicky Andrika, dengan didampingi seluruh jajaran anggota KPU, yakni Nini Karlina, Tomas Hendriko, Gusriyono, dan Ikhwan Arif.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh tamu istimewa, Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni, SH., MKn, serta Ketua Bawaslu Tanah Datar, Andre Azki. Hadir pula jajaran komisioner Bawaslu Tanah Datar, Zulman Hendrizal (Kordiv HP2H) dan Al Azhar Rasyidin (Kordiv P3S), bersama perwakilan Polres Tanah Datar, staf Kesbangpol, dan Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Tanah Datar.

Dalam rapat tersebut diketahui data Penurunan Angka PDPB
Hasil pleno mencatat adanya sedikit pergeseran angka pada jumlah data pemilih. Jika pada tahun 2025 tercatat sebanyak 287.351 pemilih, pada Triwulan I 2026 ini jumlahnya terkoreksi menjadi 287.316 pemilih.
Menanggapi dinamika data tersebut, KPU dan Bawaslu Tanah Datar sepakat untuk memperkuat koordinasi.
Fokus utama pada Triwulan II mendatang adalah memaksimalkan proses pencocokan dan penelitian (coktas), terutama bagi:

Pemilih Baru: Menjangkau masyarakat yang baru memasuki usia pilih.
Pemilih Potensial: Memastikan warga yang memiliki hak pilih terakomodasi.
Pemilih TMS (Tidak Memenuhi Syarat): Membersihkan data dari pemilih yang sudah meninggal dunia atau pindah domisili untuk menjamin integritas data.
Sinergi antar lembaga ini diharapkan dapat melahirkan data pemilih yang bersih, akurat, dan transparan demi kesuksesan pesta demokrasi di masa depan.(Rizal,KPU/Bawaslu Tanah Datar,#bawaslusumbar)









