Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahJawa TengahNews

Dugaan Chat Genit Guru ke Siswi SMP, DPRD Blora Bentuk Tim Investigasi

×

Dugaan Chat Genit Guru ke Siswi SMP, DPRD Blora Bentuk Tim Investigasi

Sebarkan artikel ini

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | BLORA (JAWA TENGAH) ~ Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sikapi percakapan melalui pesan singkat yang kurang layak dilakukan oknum guru kepada siswinya, di salah satu Sekolah Menengah Pertama di Blora, Jawa Tengah.

Karena peristiwa tersebut, DPRD Blora memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk rapat dengar pendapat, dan membentuk tim investigasi pada Kamis (9/4/2026).

Dari hasil rapat tersebut, DPRD Blora melalui komisi D yang membidangi dunia pendidikan mengungkapkan kronologi awal mula adanya chat genit tersebut.

“Konteksnya mulai di bulan November 2025,” ucap wakil ketua DPRD Blora, Achlif Nugroho Widi Utomo. Masalah chatting itu menurut sekolah, bahwa siswi tersebut diketahui oleh wakil kepala sekolah sedang melamun. Ia sedang melamun dimungkinkan ada masalah pribadi.

Wakasek kesiswaan tersebut membawa siswi ke ruang osis, dan menanyakan permasalahan-permasalahan yang dialami siswi tersebut, namun kemudian menjadi persoalan, oknum guru itu tidak melibatkan guru BK (Bimbingan Konseling) terkait masalah yang dihadapi siswi tersebut.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menerangkan peristiwa yang terjadi di lingkungan pendidikan itu sudah dicoba di selesaikan di tingkat sekolah. Pihak sekolah juga sudah mempertemukan orang tua siswi dengan oknum, bersama kepala sekolah, dan guru BK, termasuk dinas pendidikan.

“Hanya saja belum sampai investigasi yang mendalam dan menyeluruh, sehingga kita hari ini meminta lintas OPD membentuk tim investigasi lintas OPD. termasuk kami tadi menyampaikan dari komisi D, sebisa mungkin melibatkan dari psikolog atau psikiater yang ada, sehingga bisa mendampingi siswinya,” terangnya.

Permasalahan yang terjadi itu harus ada solusi akhir yang menyeluruh demi memperbaiki layanan pendidikan di kota Blora.

“Sehingga perbaikan layanan pendidikan di kabupaten Blora kembali berjalan dengan baik, dan positif serta kepercayaan masyarakat dalam hal ini adalah orang tua siswi khususnya di SMP yang bersangkutan kembali lagi. Jadi jangan sampai ada kekhawatiran orang tua siswa terkait dengan layanan pendidikan disekolah tersebut,” ujarnya.

Apabila selama proses investigasi tersebut ditemukan ada pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh oknum guru, maka tim investigasi bakal memberikan sanksi kepada yang bersangkutan.

DPRD Blora memanggil sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan pemerintahan kabupaten Blora, pada kamis (9/4/2026).

OPD yang dipanggil antara lain, dinas pendidikan, dinas sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, hingga badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia. By

Dari rapat lintas OPD tersebut akan dibentuk tim investigasi untuk mengusut tuntas peristiwa yang terjadi di lingkungan pendidikan tersebut. Pihaknya memberikan waktu selama seminggu untuk bergerak cepat memperoleh hasilnya. ( Hamam – Red )

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan