MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | PESISIR BARAT (LAMPUNG) ~ Keributan di tengah hiburan orgen tunggal di Pekon Biha, Kecamatan Pesisir Selatan yang viral beberapa waktu lalu mendapat kecam dan sorotan publik. Jumat, 28 November 2025..
Ketua ormas dpc grib jaya Pesisir Barat (ryan) mendorong aparat penegak hukum (APH), menindak tegas pelaku penganiayaan terhadap seorang wanita yang viral di media sosial.

“Sudah kita lihat video nya disana sudah ada unsur penganiayaan terhadap seorang wanita, sampai jatuh dari panggung,”katanya.
Menurut Bung ryan,sapaan akrab nya pihak kepolisian sudah bisa melakukan penyelidikan dengan memanggil saksi-saksi serta pelaku dan korban. Seperti yang terlihat di video tersebut.
“Kalau kajian kita sudah memenuhi unsur pasal 351 KUHP, tinggal ketegasan Polisi berani gak, agar tidak ada lagi kejadian seperti itu terulang,”katanya.
Menurutnya, Pihak Polres ataupun Polsek yang menjaga keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) membubarkan orgen tunggal hingga larut malam.
Ia menambahkan, pihak Pemerintah Daerah (Pemda) membuat Surat edaran larangan orgen tunggal hingga tengah malam. Hal itu dilakukan guna mencegah perbuatan yang tidak diinginkan.
“Itu efek negatifnya rawan keributan kalau sampe larut malam, terlebih jikalau mereka terpengaruh minuman alkohol dan menjadi pusat peredaran narkoba katanya. (Tim)









