MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | TANAH DATAR (SUMBAR) – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mengeluarkan imbauan resmi bagi para jemaah umrah Indonesia menyusul perkembangan situasi geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
Himbauan Kemenhaj RI itu disampaikan Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Tanah Datar, Dafrizon, S. Ag. melalui unggahan media sosial resmi, pemerintah mengingatkan adanya potensi gangguan pada jadwal penerbangan dari dan menuju Arab Saudi.

Ka Kantor Haji dan Umrah Dafrizon, S.Ag. lebih jauh menjelaskan bahwa dalam keterangan Kemenhaj menyatakan bahwa situasi di kawasan tersebut dapat berdampak pada operasional maskapai, mulai dari penjadwalan ulang, penundaan (delay), hingga pembatalan penerbangan.Hal ini dilakukan demi mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh penumpang.
Menanggapi kondisi ini, para jemaah umrah Indonesia diminta untuk proaktif melakukan pengecekan status penerbangan secara berkala melalui aplikasi atau situs resmi maskapai sebelum berangkat ke bandara.
Selain itu, jemaah diharapkan tetap tenang dan selalu mengikuti instruksi dari pihak maskapai serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing.
Kementerian Haji dan Umrah bersama perwakilan RI di Arab Saudi menegaskan bahwa mereka terus memantau situasi di lapangan.
“Koordinasi intensif terus dilakukan guna memastikan seluruh jemaah asal Indonesia tetap aman dan mendapatkan pelayanan terbaik di tengah ketidakpastian situasi wilayah tersebut. Masyarakat diminta untuk hanya merujuk pada saluran informasi resmi di laman haji.go.id untuk mendapatkan kabar terbaru, jelas Dafrizon.
(Rzl,KemenhajTD).









