MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | PADANG (SUMATERA BARAT) – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 (12/3).Langkah ini diambil sebagai komitmen nyata Polri dalam memberikan pelayanan prima dan memastikan keamanan serta kenyamanan masyarakat yang merayakan hari kemenangan di kampung halaman.

Kapolda Sumatera Barat, Irjen. Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA., menegaskan bahwa seluruh personel telah disiagakan untuk mengawal arus mudik dan balik. Beliau menekankan bahwa kehadiran Polri di lapangan adalah bentuk pengabdian setulus hati untuk masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolda mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu meminta bantuan petugas. Ia menyoroti fasilitas layanan darurat yang siap sedia 24 jam.
“Kita punya layanan Call Center 110. Bagi para pemudik yang membutuhkan bantuan atau dalam keadaan darurat, silakan hubungi line tersebut. Kami akan langsung melayani,” ujar Irjen Pol Gatot.
Operasi Ketupat tahun ini memberikan perhatian khusus pada tiga poin krusial: mengurai kemacetan, menekan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas), serta mengantisipasi rawan kejahatan. Kapolda juga merinci beberapa titik yang menjadi prioritas pengamanan ketat, terutama jalur-jalur yang memiliki karakteristik medan berat atau tengah dalam pemulihan, seperti:
Lembah Anai: Yang saat ini masih dalam tahap pemulihan infrastruktur.
Sitinjau Lauik: Jalur ekstrem yang membutuhkan pengawasan ekstra.
Pesisir Selatan: Antisipasi titik-titik rawan sepanjang jalur lintas barat.

Kesuksesan operasi ini tak lepas dari kolaborasi lintas sektoral. Kapolda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, serta seluruh stakeholder terkait yang telah bahu-membahu memberikan pelayanan. Harapan kita semua, saudara-saudara kita yang mudik dan berkegiatan di kampung halaman nanti berjalan aman dan lancar. Insyaallah,” pungkas Kapolda.

Dengan semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Polda Sumbar memastikan bahwa setiap pemudik yang melintasi Ranah Minang akan merasa terlindungi hingga sampai di pelukan keluarga.
(Rzl, Humas Polda Sumbar)









