Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahDKI JAKARTANewsPOLRI

Diduga Jadi Korban Jaringan Scamming Berkedok Lowongan Kerja, WN Myanmar Minta Perlindungan Polisi di Jakarta

×

Diduga Jadi Korban Jaringan Scamming Berkedok Lowongan Kerja, WN Myanmar Minta Perlindungan Polisi di Jakarta

Sebarkan artikel ini

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | JAKARTA SELATAN – Dugaan praktik penipuan berkedok perekrutan tenaga kerja internasional kembali mencuat di Jakarta. Seorang warga negara (WN) Myanmar diduga menjadi korban jaringan scamming setelah direkrut melalui aplikasi Telegram oleh pihak yang mengaku sebagai perusahaan periklanan di Indonesia.

Peristiwa tersebut terungkap setelah adanya laporan masyarakat melalui Call Center Polri 110 yang kemudian ditindaklanjuti oleh personel Polsek Kebayoran Lama pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB di kawasan Jalan Simprug Golf VI, RT 03/RW 08, Kelurahan Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, pelapor bernama Ibu Anna meminta pendampingan kepolisian setelah seorang pria berkewarganegaraan Myanmar mendatangi Kantor Atase Pertahanan Kedutaan Besar Myanmar untuk meminta bantuan.

Korban mengaku awalnya memperoleh informasi pekerjaan melalui aplikasi Telegram pada awal Juli 2026. Setelah menjalani proses wawancara secara daring, ia dinyatakan diterima bekerja di sebuah perusahaan yang mengklaim bergerak di bidang periklanan dan beroperasi di Indonesia.

Pada 24 Juli 2026, korban tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan seluruh biaya perjalanan ditanggung oleh pihak perusahaan. Setibanya di Indonesia, korban dijemput oleh seorang pengemudi dan dibawa menuju Apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat.

Di lokasi tersebut, korban mengaku bertemu dengan seorang perempuan yang mengaku berasal dari Malaysia. Selanjutnya, paspor beserta identitas pribadinya diambil sebelum ditempatkan di lantai 31 apartemen tersebut untuk mengikuti pelatihan kerja selama empat hari.

Pada 29 Juli 2026, korban dipindahkan ke Maqna Residence dan mulai bekerja bersama tiga warga negara Myanmar lainnya. Namun, setelah menjalani aktivitas di lokasi tersebut, korban mulai menyadari bahwa pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan informasi rekrutmen yang diterimanya. Ia menduga perusahaan tersebut menjalankan aktivitas scamming atau penipuan daring.

Merasa terancam dan menjadi korban dugaan tindak pidana, korban menghubungi rekannya di Myanmar yang memiliki hubungan dengan Atase Pertahanan Kedutaan Besar Myanmar. Atas arahan pihak kedutaan, korban kemudian mendatangi kantor Atase Pertahanan untuk meminta perlindungan. Selanjutnya, pelapor menghubungi Call Center 110 guna memperoleh pendampingan dari aparat kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Kebayoran Lama yang terdiri dari Aiptu Sumadi, Brigadir Ariyadi, dan Bripda Taufik segera mendatangi lokasi, meminta keterangan dari korban, serta melakukan langkah-langkah awal penanganan.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas tersebut berada di wilayah hukum Jakarta Barat. Petugas kemudian mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi. Atas pertimbangannya sendiri, korban memilih melaporkan perkara tersebut ke Polda Metro Jaya dan meminta pendampingan petugas hingga proses pelaporan dilakukan.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena memperlihatkan adanya dugaan modus perekrutan tenaga kerja asing melalui platform digital yang berpotensi mengarah pada tindak pidana penipuan daring lintas negara (online scamming). Aparat penegak hukum diharapkan dapat mengusut tuntas jaringan yang diduga terlibat serta memberikan perlindungan hukum kepada para korban agar praktik serupa tidak kembali menimbulkan korban baru. ( Tim Red )

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan