Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahJawa BaratNewsPOLRI

Perkuat Sinergi Dengan Penyuluh Agama, Polsek Jatiluhur Bangun Komunikasi Cegah Radikalisme

×

Perkuat Sinergi Dengan Penyuluh Agama, Polsek Jatiluhur Bangun Komunikasi Cegah Radikalisme

Sebarkan artikel ini

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | PURWAKARTA (JABAR) – Membangun keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dilakukan melalui kegiatan kepolisian di lapangan, tetapi juga melalui komunikasi dan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat. Salah satunya dengan memperkuat sinergi bersama tokoh dan penyuluh keagamaan.

Hal tersebut dilakukan Polsek Jatiluhur Polres Purwakarta melalui kegiatan sambang dan silaturahmi yang dilaksanakan pada Rabu (30/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Ps. Panit 2 Binmas Polsek Jatiluhur AIPTU Dedi K. menyambangi Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Jatiluhur.

Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun koordinasi antara kepolisian dengan lembaga keagamaan di tingkat kecamatan.

Hubungan yang baik diharapkan dapat mendukung penyampaian pesan-pesan positif kepada masyarakat serta memperkuat peran bersama dalam menjaga Kamtibmas.

Selain mempererat silaturahmi, komunikasi tersebut juga membahas pentingnya mencegah penyebaran paham radikal, intoleransi, maupun ajaran yang bertentangan dengan hukum dan nilai kebersamaan.

Penyuluh agama memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pendekatan keagamaan yang menyejukkan dan mengedepankan persatuan.

Sinergi antara kepolisian dan penyuluh agama juga diperlukan untuk menyamakan persepsi serta mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya terkait isu sosial maupun keagamaan yang berpotensi menimbulkan keresahan.

Melalui komunikasi yang terjalin secara berkelanjutan, setiap pihak dapat mengambil peran sesuai tugasnya. Kepolisian menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban, sementara penyuluh agama turut memberikan pemahaman keagamaan yang mendorong sikap toleran, damai, saling menghormati dan tidak mudah terpengaruh provokasi.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini, menyampaikan bahwa kemitraan dengan tokoh agama dan penyuluh agama merupakan bagian penting dalam membangun daya cegah masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan Kamtibmas.

“Komunikasi dan silaturahmi dengan penyuluh agama perlu terus dijaga. Melalui sinergi ini, kita dapat bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh paham radikal, intoleransi maupun informasi provokatif. Kami ingin setiap persoalan dapat dicegah sejak dini melalui komunikasi dan pendekatan yang baik,” ungkapnya.

Polsek Jatiluhur juga mengajak masyarakat untuk menyaring setiap informasi keagamaan yang diterima, tidak mudah mengikuti ajakan yang mengarah pada kebencian atau kekerasan, serta segera berkoordinasi dengan pihak berwenang apabila menemukan hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan kerukunan masyarakat.

Kegiatan sambang tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan yang dekat, komunikasi yang terbuka dan deteksi dini bersama unsur keagamaan di wilayah Jatiluhur.

Perkuat silaturahmi, sejukkan masyarakat, bersama cegah radikalisme dan jaga kerukunan.

Jaga Rawat Jawa Barat — JAWARA!

Purwakarta, Rabu, 30 September 2026.

(Elva-Red)

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan