Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahJawa BaratNewsPOLRI

Perkuat Perlindungan Pelajar, Kapolres Purwakarta Jalin Sinergi dengan KCD Wilayah IV dan MKKS

×

Perkuat Perlindungan Pelajar, Kapolres Purwakarta Jalin Sinergi dengan KCD Wilayah IV dan MKKS

Sebarkan artikel ini

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | PURWAKARTA (JABAR) – Menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman membutuhkan kerja sama semua pihak. Tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan orang tua, kepolisian juga memiliki peran penting dalam melindungi generasi muda dari berbagai potensi gangguan keamanan, kenakalan remaja, hingga tindak kekerasan di lingkungan pendidikan.

Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, Polres Purwakarta terus mengoptimalkan Program Polisi Peduli Pendidikan.

Program ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif, sekaligus memberikan edukasi kepada pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, serta taat hukum.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat sinergi dengan unsur pendidikan. Dalam rangka Program Polisi Peduli Pendidikan tersebut, Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, menggelar silaturahmi bersama Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah IV Provinsi Jawa Barat dan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Purwakarta, Kamis (5/11/2026).

Pertemuan yang berlangsung pukul 10.30 WIB di Ruang Kerja Kapolres Purwakarta tersebut turut didampingi Kasat Intelkam Polres Purwakarta AKP Agus Mulyadi, serta dihadiri Nurrohman selaku Kepala SMAN 1 Pasawahan sekaligus Ketua MKKS SMA Purwakarta, Asep Setiawan selaku Kepala SMKN 1 Sukatani sekaligus Ketua MKKS SMK Purwakarta, Oman Kusmana selaku Kepala SMKN 1 Cibatu, dan Uyat Sudarya selaku Kepala SMKS Purnawarman yang mewakili sekolah swasta.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu penting terkait keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan menjadi pembahasan. Salah satunya memperkuat koordinasi untuk mencegah potensi tawuran antarpelajar, keterlibatan pelajar dalam geng motor, serta berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat mengganggu masa depan generasi muda.

Selain itu, Kapolres Purwakarta bersama jajaran pendidikan juga membahas upaya pencegahan kekerasan dan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah melalui penguatan program Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP).

Sinergi tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui keterlibatan kepolisian sebagai pembina upacara maupun narasumber dalam kegiatan penyuluhan hukum di sekolah-sekolah. Dengan demikian, para pelajar semakin memahami pentingnya disiplin, kesadaran hukum, serta sikap saling menghargai.

Pembahasan juga mencakup pengawasan akses keluar-masuk lingkungan sekolah, mekanisme koordinasi apabila terjadi permasalahan hukum yang melibatkan siswa maupun tenaga pendidik, serta pengaturan lalu lintas di sekitar sekolah pada jam masuk dan pulang untuk mengurangi risiko kecelakaan yang melibatkan pelajar.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama berkelanjutan antara kepolisian dengan seluruh unsur pendidikan. Menurutnya, upaya menjaga keamanan pelajar harus dilakukan melalui pencegahan sejak dini, edukasi, pengawasan, serta kepedulian bersama.

Sekolah diharapkan menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita tanpa harus merasa takut terhadap ancaman kekerasan, perundungan, maupun gangguan keamanan lainnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengajak para kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan serta kepedulian terhadap pergaulan anak-anak dan remaja.

“Kami mengimbau para pelajar agar menghindari tawuran, tidak terlibat geng motor, menjauhi narkoba, serta tidak melakukan bullying terhadap teman. Kepada pihak sekolah dan orang tua, mari bangun komunikasi yang baik dengan anak-anak. Apabila ditemukan potensi gangguan keamanan atau tindakan kekerasan, segera lakukan koordinasi dan laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perlindungan terhadap generasi muda membutuhkan kehadiran dan kepedulian semua pihak. Dengan komunikasi yang terbuka antara polisi, sekolah, dan keluarga, berbagai potensi permasalahan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Melalui Program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Purwakarta berkomitmen untuk terus hadir di lingkungan sekolah, membangun kedekatan dengan para pelajar, memberikan edukasi, serta memperkuat kolaborasi dengan tenaga pendidik dan orang tua. Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan Polisi Bersama Masyarakat, dengan menjadikan dunia pendidikan sebagai salah satu mitra strategis dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polres Purwakarta dalam mewujudkan JABAR AMAN (Antisipatif, Modern, Akuntabel, Nurani), dimulai dari lingkungan sekolah yang aman, generasi muda yang sadar hukum, dan masyarakat yang peduli terhadap masa depan anak-anak.

Karena menjaga keamanan bukan hanya tentang mencegah kejahatan, tetapi juga memastikan setiap anak memiliki ruang yang aman untuk belajar, tumbuh, dan meraih masa depan.

Salam Polisi!

Polisi Bersama Masyarakat – Melindungi, Mengayomi dan Melayani.

Purwakarta, Kamis, 5 November 2026.

(Elva-Red)

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan