MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | Pesawaran / LampungĀ – Penaman batang pohon adalah makhluk hidup sejuta manfaat. Seluruh bagiannya sangat berarti untuk kehidupan manusia. Seperti halnya yang dilakukan di salah satu pemerintahan desa yakni, didesaĀ Tanjung Agung Kecamatan Waylima Kabupaten Pesawaran, di desa ini melakukanĀ penanamanĀ 1.500 batang pohon nangka untuk ditanam di hantaran pinggiran sugai.Ā
PenamanĀ batang pohon nangka ini diserahkan langsung oleh Pemerintahan desa kepada masyarakat dengan cara simbolis. Pada,Sabtu (1/6/2024)

Kegiatan penanaman batang pohon didesa Tanjung Agung iniĀ juga bertepatan dalam rangka MemperingatiĀ Hari Lahirnya Pancasila.Ā Ā
Untuk kegiatan penanaman batang pohon nangka ini melibatkan seluruh masyarakat, BPD, Aparatur desa, lembaga – lembaga desa dan unsur masyarakat lainnya. Penyerahan Penaman pohon ini, langsung diserahkan oleh kepala desa kepada masyarakatnya dengan secara simbolis.
Sobri selaku kepala desa menyampaikan kepada media Dengan adanya 1.500 batang pohon nangka ini untuk ditanam dan batang pohon yang ditanam pada hari ini adalah merupakan salah satu program pemerintahan desa ini, disambut masyarakat, dan salah satunya Tokoh Adat sangat baik dan juga menurutnya sangat bermemfaat sekali untuk masyarakat.
Selain ini juga
Sebri selaku Kepala desa mengatakan.
” Pada hari ini pada tanggal 1 bertepatan Hari Lahirnya Pancasila Pemerintahan desa Tanjung Agung melaksanakan kegiatan penanaman 1.500 batang pohon nangka secara simbolis, dimana kegunaannya menahan ereksi untuk ditanam dipinggiran sugai agar tidak terjadinya lonsor ” ungkapnya.
Lebih lanjut juga Sobri selaku Kapala desa berharap, tanaman ini agar dirawat dan ada memfaatnya, buwah nya untuk disayur atau buah nangkanya. Hal ini sudah barangtentu menjadi aset desa dan itu semua milik desa dan harapan nya semua kita menjaganya dengan baik.
Sobri juga menjekaskan terkait penaman pohon nangka iniĀ ada salah satu tokoh masyarakat, yaitu tokoh adat HajiĀ Haidar, memberikan lahannyaĀ untuk dipakai karena lahannya dipinggiran sungai.Ā ( Asmawi Tim red)










