Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahDKI JAKARTANewsPOLRI

Gugurnya Bhayangkara di Tengah Pengamanan Mudik, Alarm Evaluasi Sistem Kesehatan Personel

×

Gugurnya Bhayangkara di Tengah Pengamanan Mudik, Alarm Evaluasi Sistem Kesehatan Personel

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | JAKARTA — Duka mendalam menyelimuti jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Seorang personel muda, Brigadir Fajar Permana, dilaporkan meninggal dunia usai menjalankan tugas pengamanan arus mudik Lebaran 2026. Kepergian almarhum diduga kuat berkorelasi dengan kelelahan ekstrem akibat intensitas penugasan di lapangan, Senin (23/3/2026).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan bahwa almarhum merupakan figur Bhayangkara yang memiliki dedikasi tinggi dalam mengemban amanah negara. Berdasarkan informasi awal, Brigadir Fajar mengalami penurunan kondisi fisik secara signifikan, disertai gangguan pernapasan setelah menjalankan tugas secara berkelanjutan di sejumlah titik pelayanan masyarakat.

“Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi institusi. Dedikasi dan loyalitas yang ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas merupakan cerminan integritas seorang aparat penegak hukum,” ujar Budi dalam keterangannya.

Polda Metro Jaya memastikan akan memberikan penghormatan terakhir secara institusional, sekaligus menjamin pemenuhan seluruh hak almarhum, termasuk santunan kepada keluarga yang ditinggalkan. Lebih jauh, peristiwa ini menjadi perhatian serius pimpinan sebagai momentum evaluatif terhadap sistem perlindungan kesehatan personel di lapangan.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, telah menginstruksikan jajaran Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) untuk meningkatkan intensitas pengawasan serta pemeriksaan kesehatan secara proaktif terhadap anggota yang masih bertugas. Langkah ini dinilai krusial guna mengantisipasi risiko serupa di tengah tingginya beban operasional selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Dalam perspektif investigatif, insiden ini menegaskan urgensi penataan ulang manajemen penugasan personel, khususnya terkait durasi kerja, rotasi, serta mitigasi kelelahan fisik dan mental. Tingginya mobilisasi aparat dalam Operasi Ketupat—yang berlangsung sejak 13 hingga 25 Maret dengan pelibatan ratusan ribu personel—menjadi variabel signifikan yang perlu ditelaah secara komprehensif.

Pengamanan arus mudik dan destinasi wisata selama libur Lebaran memang menuntut kesiapsiagaan tinggi. Namun demikian, aspek keselamatan dan kesehatan personel semestinya menjadi prioritas utama dalam menjaga keberlanjutan kinerja institusi.

Polda Metro Jaya turut mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.

( Tim Redaksi )

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan