MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | BATUSANGKAR (SUMATERA BARAT) ~ Merespons kejadian memilukan yang menimpa jamaah umrah Tanah Datar, Dafrizon, S.Ag., angkat bicara. Saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (26/3/2026), ia mengecam keras tindakan penipuan yang memanfaatkan niat suci umat Islam tersebut.
“Kami sangat menyayangkan musibah yang menimpa saudara-saudara kita. Ini menjadi peringatan keras,” tegas Dafrizon.
Ia menghimbau kepada seluruh warga Tanah Datar yang berniat menunaikan ibadah haji maupun umrah untuk lebih waspada dan tidak tergiur dengan tawaran harga murah yang tidak masuk akal.
“Saya menghimbau calon jemaah agar selalu mengecek legalitas travel melalui skema ‘5 Pasti Umrah’.
Jangan sampai niat baik beribadah kita justru dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.
Seperti yang telah diberitakan, Jajaran Polres Tanah Datar sukses membongkar praktik penipuan berkedok perjalanan ibadah umrah yang mencoreng dunia biro travel perjalanan Haji dan Umrah di Tanah Datar.
Kasus ini mencuat setelah 34 jemaah dipastikan gagal berangkat pada Desember 2025 lalu, meskipun telah melunasi seluruh biaya keberangkatan.
Tak tanggung-tanggung, total kerugian yang diderita para korban ditaksir mencapai lebih dari Rp1 miliar. Modus operandi yang dijalankan tersangka adalah dengan menjanjikan jadwal keberangkatan yang meyakinkan, namun setelah ditelusuri, jadwal tersebut ternyata fiktif dan hanya akal-akalan pelaku untuk meraup keuntungan pribadi.
Atas kejadian itu Dafrizon mendorong pihak kepolisian terus melakukan pendalaman untuk memastikan apakah ada keterlibatan pihak lain dalam jaringan penipuan berskala besar ini.(Rzl)









