MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | BITUNG (SULAWESI UTARA) – Dalam rangka memperingati hari besar keagamaan umat Kristiani, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Paskah kepada seluruh umat Kristiani, khususnya yang berada di wilayah Kota Bitung dan sekitarnya.
Keluarga Besar Ditpolairud Polda Sulut memaknai Paskah bukan sekadar perayaan rutin, melainkan momen suci yang penuh makna untuk merefleksikan pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib demi keselamatan umat manusia.
Refleksi Pengorbanan dan Toleransi
Di tengah suasana peringatan yang penuh perenungan ini, Ditpolairud Polda Sulut menegaskan rasa simpati dan hormat sebagai wujud nyata toleransi antarumat beragama yang telah terjalin harmonis di tengah masyarakat Sulawesi Utara selama ini.
”Sebagai bagian dari institusi negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika, kami berkomitmen penuh untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Hal ini dilakukan agar seluruh umat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, khidmat, dan penuh kekhusyukan,” tulis pernyataan resmi tersebut.
Ajakan Memperkuat Persatuan
Melalui momentum Paskah ini, Ditpolairud Polda Sulut mengajak seluruh warga masyarakat untuk:
• Memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong.
• Menjaga kerukunan serta persaudaraan lintas iman.
• Saling menghormati perbedaan demi terwujudnya persatuan yang kokoh.
Inspirasi untuk Pengabdian
Semangat pengorbanan Yesus Kristus diharapkan menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus menanamkan nilai-nilai pengabdian, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari.
”Mari kita bersama-sama membangun kehidupan sosial yang lebih damai, penuh kasih, dan saling peduli. Semoga damai Paskah menyentuh hati kita semua dan memberikan harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik ke depannya,” tutup pernyataan dari Keluarga Besar Ditpolairud Polda Sulut.
Dengan semangat toleransi dan solidaritas yang kuat, Ditpolairud Polda Sulut mengajak masyarakat untuk terus menjaga keberagaman sebagai kekayaan bangsa yang harus disyukuri.
( Dave Quison Adante Kaperwil Sultar )









