MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | PURWAKARTA (JABAR) – Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus diperkuat jajaran Polres Purwakarta bersama unsur pemerintah dan kelompok tani. Salah satunya melalui kegiatan panen raya jagung hybrida kuartal II tahun 2026 yang dilaksanakan di lahan milik H. Roni, Kampung Cijeler RT 19 RW 07, Desa Depok, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Darangdan bersama unsur Muspika, penyuluh pertanian lapangan, Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga para petani dan kelompok tani setempat.
Panen raya ini menjadi bukti nyata sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan sektor pertanian. Lahan jagung seluas satu hektare tersebut diperkirakan menghasilkan panen sekitar 3 hingga 4 ton dan akan disalurkan ke Bulog wilayah Subang.

Dalam sambutannya, Kapolsek Darangdan, AKP Yoga Prayoga menyampaikan apresiasi kepada para petani yang tetap semangat mengembangkan pertanian jagung meski menghadapi berbagai kendala di lapangan.
“Alhamdulillah, program swasembada pangan jagung kuartal II ini dapat berjalan dengan baik. Walaupun terdapat berbagai keterbatasan, semangat para petani tetap luar biasa. Ini menjadi motivasi bersama untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa dukungan terhadap petani tidak hanya melalui pendampingan, tetapi juga dengan mendorong pemanfaatan fasilitas pertanian, bantuan bibit hingga akses pembiayaan usaha tani melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Kapolres Purwakarta turut memberikan perhatian terhadap program ketahanan pangan yang dijalankan jajaran Polres Purwakarta. Melalui pendampingan yang dilakukan personel di lapangan, Polres Purwakarta terus mendorong pemanfaatan lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian masyarakat.
Sementara itu, Kepala BPP Kecamatan Darangdan menyampaikan bahwa saat ini terdapat empat desa di wilayah Darangdan yang menjadi fokus pengembangan budidaya jagung, yakni Desa Darangdan, Sadarkarya, Linggamukti dan Depok. Selain bantuan bibit, para petani juga diberikan kemudahan peminjaman alat pertanian guna menunjang hasil produksi.
Ketua Gapoktan setempat pun berharap program ketahanan pangan jagung dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini mengatakan bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, namun juga mendukung program-program strategis pemerintah yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Kehadiran Polri melalui pendampingan kepada petani diharapkan dapat memberikan motivasi dan rasa semangat kepada masyarakat agar terus produktif dalam mendukung swasembada pangan nasional,” ungkap Tini.
Ia menambahkan, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sehingga diperlukan kolaborasi seluruh pihak agar program ketahanan pangan berjalan optimal.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan produktif dan meningkatkan hasil pertanian. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, ketahanan pangan yang kuat dapat terwujud,” tambahnya.
Selain panen raya, kegiatan juga diisi dengan edukasi pertanian dan pengukuran produktivitas tanaman jagung. Berdasarkan hasil pengubinan, produktivitas jagung diperkirakan mencapai sekitar 10 ton per hektare hasil panen kotor, yang menjadi potensi positif bagi pengembangan pertanian di wilayah Darangdan.
Purwakarta, Kamis, 21 Mei 2026.
(Elva-Red)









