Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahJawa BaratNews

LSPR dan Universitas Esa Unggul Perkuat Kapasitas TPP Untuk Akselerasi Pembangunan Sukabumi

×

LSPR dan Universitas Esa Unggul Perkuat Kapasitas TPP Untuk Akselerasi Pembangunan Sukabumi

Sebarkan artikel ini

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | SUKABUMI (JAWA BARAT) – Dalam upaya memperkuat tata kelola pembangunan daerah yang partisipatif dan berkelanjutan, LSPR Institute of Communication & Business melalui Centre for Research and Community Service (CRCS) berkolaborasi dengan Universitas Esa Unggul menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Penerapan Komunikasi Pemasaran Politik Model Kontingensi dalam Pendampingan Pembangunan di Daerah melalui Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di Kabupaten Sukabumi.”

Kegiatan yang berlangsung di Kopi Nako Sukabumi pada Selasa (2/6/2026) tersebut menjadi wadah penguatan kapasitas bagi para Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang selama ini berperan sebagai garda terdepan dalam mendampingi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Acara ini mendapat perhatian luas dari berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Sukabumi. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sukabumi, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Tenaga Ahli Kementerian yang bertugas di Kabupaten Sukabumi, serta sejumlah kepala desa dan tamu undangan lainnya.

Beberapa kepala desa yang turut hadir antara lain Kepala Desa Pasir Datar Indah, Karang Tengah, Sukamantri, dan Bojongsawah. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, pendamping desa, dan masyarakat.

Tidak hanya menghadirkan pemaparan akademik, kegiatan ini juga membuka ruang dialog yang konstruktif melalui sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh Fauzie Hikmatussalam, S.Kom., M.I.Kom. Para peserta aktif menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan, mulai dari tantangan komunikasi dengan masyarakat, optimalisasi pemanfaatan media sosial di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur, hingga penyesuaian tugas TPP dengan regulasi yang terus berkembang.

Berbagai masukan dan pertanyaan tersebut dijawab secara komprehensif oleh para narasumber, sehingga menghasilkan diskusi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan solusi praktis yang dapat diterapkan dalam pendampingan pembangunan desa.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan apresiasi atas inisiatif akademik yang dinilai relevan dengan kebutuhan pembangunan saat ini. Menurut perwakilan pemerintah daerah, tantangan pembangunan di era digital tidak lagi sebatas pembangunan fisik, melainkan juga kemampuan membangun komunikasi yang efektif antara pemerintah, pendamping, dan masyarakat.

“Pendekatan komunikasi pemasaran politik berbasis model kontingensi sangat relevan untuk mendukung keberhasilan program pembangunan. Komunikasi yang tepat akan mendorong terciptanya transparansi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta meminimalkan potensi konflik di lapangan,” ungkap perwakilan pemerintah daerah.

Sementara itu, para kepala desa menyambut positif materi yang disampaikan. Mereka menilai setiap desa memiliki karakteristik sosial, budaya, dan potensi yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan komunikasi yang adaptif dan fleksibel.

“Pelatihan ini memberikan perspektif baru bahwa strategi komunikasi harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing desa. Dengan pemanfaatan media yang tepat, potensi desa dapat dipromosikan lebih luas dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar perwakilan kepala desa.

Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai strategi komunikasi kontingensi, kepemimpinan adaptif, pemanfaatan media dalam pembangunan pedesaan, serta penguatan peran TPP sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun para narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari akademisi dan pakar terkemuka, yakni:

  • Prof. Dr. Lely Arrianie, M.Si., dengan materi Penerapan Komunikasi Pemasaran Politik Model Kontingensi dalam Pendampingan Pembangunan di Daerah melalui TPP di Sukabumi.
  • Prof. Dr. Juanda, S.H., M.H., dengan materi Tugas TPP sesuai Peraturan Perundang-undangan.
  • Prof. Dr. Suraya, M.Si., dengan materi Pemanfaatan Media dalam Program Pembangunan Pedesaan bagi TPP di Sukabumi.
  • Marlina, S.E., M.I.Kom., dengan materi Komunikasi Pemasaran dalam Kepemimpinan Kontingensi.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan desa yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan Tenaga Pendamping Profesional diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan visi Sukabumi Mubarokah yang religius, berbudaya, maju, dan sejahtera.

(Cucup – Kabiro Sukabumi)

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan