MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | BUKITTINGGI (SUMATERA BARAT) — Kota Bukittinggi kembali menorehkan sejarah melalui rangkaian puncak perayaan 100 Tahun Jam Gadang, sebuah momentum bersejarah yang bukan sekadar memperingati usia bangunan ikonik tersebut, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap identitas, budaya, dan perjalanan panjang masyarakat Minangkabau, Sabtu (20/6/2026).

Sebagai ikon kebanggaan Sumatera Barat yang telah berdiri selama satu abad, Jam Gadang tidak hanya menjadi penanda waktu, tetapi juga menjadi saksi bisu berbagai dinamika sejarah bangsa, perkembangan Kota Bukittinggi, serta lahirnya berbagai nilai sosial dan budaya yang terus diwariskan lintas generasi.

Menjelang puncak perayaan, Pemerintah Kota Bukittinggi menghadirkan dua agenda istimewa yang diproyeksikan menjadi magnet bagi masyarakat dan wisatawan dari berbagai daerah.
Cultural Night yang digelar pada Sabtu, 20 Juni, akan menyuguhkan beragam pertunjukan seni dan budaya khas Minangkabau. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi bagi para pelaku seni untuk menampilkan kekayaan tradisi, musik, tari, hingga nilai-nilai kearifan lokal yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat Sumatera Barat.

Sementara itu, Festival Kuliner yang berlangsung pada Minggu, 21 Juni, akan menghadirkan aneka hidangan khas daerah yang telah lama dikenal sebagai bagian dari kekayaan gastronomi Nusantara. Festival ini tidak hanya memanjakan cita rasa para pengunjung, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif, khususnya bagi pelaku UMKM lokal.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi penutup yang berkesan dalam peringatan satu abad Jam Gadang. Lebih dari sekadar seremoni, perayaan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan sejarah yang telah membentuk karakter Kota Bukittinggi sebagai salah satu destinasi budaya dan pariwisata unggulan di Indonesia.
Perayaan 100 tahun Jam Gadang juga mengandung pesan penting bahwa pelestarian warisan budaya merupakan investasi peradaban. Di tengah derasnya arus modernisasi, menjaga nilai sejarah dan budaya lokal menjadi fondasi penting dalam memperkuat jati diri bangsa sekaligus memperkenalkannya kepada dunia.
Dengan semangat kebersamaan, perayaan satu abad Jam Gadang diharapkan menjadi momentum yang mempererat persatuan masyarakat, meningkatkan kunjungan wisata, menggerakkan roda perekonomian daerah, serta menegaskan kembali posisi Bukittinggi sebagai kota yang mampu memadukan kemajuan dengan pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya.
Seratus tahun telah berlalu, namun Jam Gadang tetap berdiri kokoh—bukan hanya sebagai penanda waktu, melainkan sebagai simbol keteguhan sejarah, kebanggaan masyarakat Minangkabau, dan warisan bangsa Indonesia yang akan terus dikenang sepanjang zaman.
(H.F – Red )









