MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | PURWAKARTA (JABAR) – Kehadiran Polri di tengah masyarakat terus diperkuat sebagai upaya menjaga keamanan sekaligus membangun komunikasi yang harmonis dengan warga. Di tengah dinamika sosial yang berkembang, masyarakat diajak untuk tetap menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif.

Pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 10.20 WIB, personel Satpolairud Polres Purwakarta AIPDA Suryadi dan BRIPKA Abdul Aziz melaksanakan kegiatan sambang kepada pedagang dan masyarakat di kawasan pesisir Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.
Dalam kegiatan tersebut, personel berdialog langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dalam menghadapi dinamika sosial saat ini.

Warga diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Terlebih di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial, masyarakat diharapkan dapat menyaring informasi sebelum menyebarkan, sehingga tidak menimbulkan keresahan maupun perpecahan di lingkungan.
Petugas juga mengajak masyarakat untuk menjaga komunikasi antarwarga, menghormati perbedaan serta mengedepankan musyawarah apabila terjadi persoalan.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini mengatakan, sambang merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri untuk mendengarkan masyarakat sekaligus memberikan edukasi kamtibmas.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan bijak menghadapi dinamika sosial. Jangan mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi. Mari kita jaga komunikasi, saling menghormati dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar IPTU Tini Yutini.
Ia menambahkan, menjaga keamanan dan kerukunan merupakan tanggung jawab bersama antara Polri dan masyarakat.
“Semangat menjaga keamanan harus dimulai dari lingkungan masing-masing. Dengan saling peduli dan menjaga komunikasi, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” tambahnya.
Semangat tersebut sejalan dengan program “Jaga, Rawat Jawa Barat”. Menjaga bukan hanya berarti menciptakan keamanan, tetapi juga menjaga persatuan dan ketertiban. Sementara merawat berarti mempertahankan kerukunan, toleransi dan kebersamaan yang telah terbangun di tengah masyarakat.
Purwakarta, Selasa, 25 Agustus 2026.
(Elva-Red)










