Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahDKI JAKARTANews

Pasee Serantau Bershalawat, Satukan Warga Aceh di Tanah Rantau

×

Pasee Serantau Bershalawat, Satukan Warga Aceh di Tanah Rantau

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | JAKARTA TIMUR — Semangat ukhuwah dan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW menghangatkan suasana Gedung Serbaguna ASABRI, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Ahad, 24 Rabiul Awal 1448 H bertepatan dengan 6 September 2026.

Sambutan ketua umum Pasee Serantau (PSAU)

Ratusan warga Aceh bersama masyarakat sekitar larut dalam lantunan shalawat pada kegiatan “Pasee Serantau Bershalawat” yang digelar keluarga besar Pasee Serantau Aceh Utara (PSAU). Bukan sekadar peringatan Maulid Nabi, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus ikhtiar merawat identitas, tradisi, dan nilai-nilai keislaman masyarakat Aceh di tanah perantauan.

Lantunan puji-pujian kepada Rasulullah SAW yang dibawakan tim hadrah Hamasa Jakarta menghadirkan suasana religius yang khidmat. Para jamaah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan, menjadikan momentum Maulid sebagai refleksi untuk kembali menghidupkan keteladanan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Panitia Pelaksana, Adri Idris, yang turut menyampaikan pesan Sekretaris Panitia, Tgk. Muhammad Zubir, S.Sos.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, para dermawan, tamu undangan, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW.

«“Peringatan Maulid Nabi ini bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi sarana strategis untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW serta memperkuat ikatan silaturahmi antarwarga Pasee Serantau dan masyarakat luas di perantauan,” ujar Adri Idris.»

Sementara itu, Ketua Umum PSAU, Dr. Tgk. Khaidir Abdurrahman, S.Ip., M.Ap., CRGP, dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga persatuan, solidaritas, dan nilai-nilai keislaman di tengah kompleksitas kehidupan masyarakat perkotaan.

Menurutnya, keberadaan organisasi masyarakat Aceh di perantauan tidak semata-mata menjadi wadah berkumpul, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas sosial, menjaga kebudayaan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di lingkungan tempat tinggal.

Kehangatan kegiatan semakin terasa dalam sesi ramah tamah. Para jamaah dan tamu undangan menikmati hidangan khas Aceh yang disajikan panitia. Santap bersama tersebut bukan hanya menjadi pelengkap kegiatan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan sekaligus pengobat kerinduan terhadap tanah kelahiran.

Momentum Pasee Serantau Bershalawat pada akhirnya tidak hanya meninggalkan kesan religius, tetapi juga memperlihatkan kuatnya semangat persaudaraan masyarakat Aceh di perantauan.

Melalui kegiatan tersebut, keluarga besar PSAU berharap kecintaan kepada Rasulullah SAW semakin tumbuh dalam kehidupan umat, sementara semangat persatuan dan kepedulian sosial masyarakat Aceh di Jabodetabek terus berkembang.

Maulid menjadi momentum untuk mengenang Rasulullah, sementara persaudaraan menjadi warisan yang terus dijaga di tanah rantau.

( Muhammad Zubir Wartawan Jaktim )

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan