MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | PURWAKARTA (JABAR) – Memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk kembali menguatkan nilai keteladanan, persaudaraan dan kepedulian di tengah masyarakat. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar Pondok Pesantren Al-Muhajirin Pusat, Kabupaten Purwakarta.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB tersebut, Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam menghadiri undangan dari Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin.
Rangkaian kegiatan diisi dengan Dzikir Hadlroh Azmiyah dan Tabligh Akbar bersama Maulana Syaikh Alla Muhammad Musthafa Na’imah Asy-Syafii Al-Azhari. Tausiah yang disampaikan menjadi ruang refleksi bagi jamaah untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin, serta Ketua Yayasan Al-Muhajirin Dr. Hj. Ifa Faizah Rahmah, Kehadiran unsur pemerintah, kepolisian, tokoh agama dan lembaga pendidikan keagamaan tersebut menunjukkan kuatnya silaturahmi serta sinergi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Bagi masyarakat, peringatan Maulid Nabi bukan hanya kegiatan seremonial keagamaan. Momentum ini menjadi kesempatan untuk menguatkan kembali nilai keteladanan, toleransi, gotong royong, kepedulian terhadap sesama serta menjaga persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Kehadiran Kapolres Purwakarta juga menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan silaturahmi dengan tokoh agama serta lingkungan pesantren. Hubungan yang baik dengan ulama dan masyarakat diharapkan dapat terus mendukung terciptanya suasana Kabupaten Purwakarta yang aman, damai dan kondusif.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan merupakan ruang penting untuk mempererat persatuan dan membangun komunikasi dengan masyarakat.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah dalam membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, toleransi dan kepedulian. Polri akan terus membangun silaturahmi dengan para ulama, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan keharmonisan,” ungkapnya.
Menurutnya, menjaga Kamtibmas tidak hanya dilakukan melalui kegiatan kepolisian, tetapi juga melalui pendekatan yang membangun kebersamaan dan kepercayaan dengan masyarakat. Pesan-pesan kebaikan yang disampaikan melalui kegiatan keagamaan diharapkan dapat ikut memperkuat karakter masyarakat serta mendorong terciptanya lingkungan yang saling menghormati.
Melalui kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut, diharapkan semangat meneladani akhlak Rasulullah tidak berhenti di tempat acara, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan saling menghargai, menjaga persaudaraan dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Purwakarta, Jumat, 18 September 2026.
(Elva-Red)










