MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | SUKABUMI (JAWA BARAT) ~ Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tampak menyala terang di Kota Sukabumi. Belakangan ini, isu-isu mengenai pentingnya menjaga kerukunan, menghormati hak asasi manusia (HAM), serta menghentikan segala bentuk perundungan (bullying) dan kekerasan menjadi sorotan utama di tengah masyarakat. Sebagai langkah nyata untuk merawat keharmonisan tersebut, sebuah kegiatan inspiratif bertajuk “Mewujudkan Masyarakat Sadar Hak Asasi Manusia melalui Implementasi P5HAM” sukses digelar di Gedung Grand Riung, Kota Sukabumi, hari Jumat, tanggal (23/10/2026).

Acara yang berlangsung penuh antusiasme ini tidak hanya menjadi wadah edukasi, tetapi juga menyebarkan gelombang vibes positif bagi seluruh warga yang hadir. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Feri Sri Astiana tampak mendampingi Anggota DPR-RI, Dewi Asmara bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) Provinsi Jawa Barat, Hasbullah Fudail, S.P., S.H., M.Si., mengajak masyarakat untuk kembali merangkul nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemaparan materinya, H. Feri Sri Astiana menegaskan bahwa hak asasi manusia merupakan hak dasar yang melekat pada setiap individu sejak lahir. Hak mulia ini tidak ditentukan oleh jabatan, tingkat kekayaan, maupun status sosial seseorang di mata hukum dan masyarakat. Beliau mengingatkan bahwa setiap orang memiliki kedudukan yang setara untuk hidup, mengenyam pendidikan, bermain, dan menjalin persahabatan yang sehat. Oleh karena itu, sudah sepatutnya setiap individu saling menghormati dan menghindari tindakan yang merendahkan martabat sesama.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa fondasi utama kesadaran HAM harus dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat, yaitu keluarga. Peran orang tua sangat krusial dalam membimbing anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang penuh empati. Anak-anak perlu dididik untuk menjauhi tindakan perundungan, tidak mengejek kondisi fisik teman, serta menghargai keragaman latar belakang sesama. Kepedulian ini juga harus diperluas kepada kelompok-kelompok rentan di sekitar kita, seperti anak-anak, para lanjut usia, serta penyandang disabilitas.
Tidak hanya itu berhenti pada isu perundungan di sekolah, sosialisasi ini juga menyoroti pentingnya kepekaan sosial terhadap isu-isu krusial seperti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan terhadap perempuan, dan kekerasan seksual. Masyarakat diimbau untuk tidak bersikap acuh tak acuh (bystander apathy) ketika mendapati indikasi kekerasan di lingkungan tempat tinggal mereka. Warga diajak aktif berkoordinasi dengan pengurus RT/RW atau pihak berwenang guna memberikan perlindungan yang layak bagi para korban. Di lingkungan pendidikan, pihak sekolah dan keluarga juga didorong untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari diskriminasi, di mana candaan tidak boleh lagi dijadikan kedok untuk menyakiti perasaan orang lain.
narasumber berikutnya, Kepala Kanwil KemenHAM Jabar Hasbullah Fudail, turut memperkuat suasana positif dengan menyampaikan materi yang menggugah kesadaran masyarakat. Beliau mengingatkan pentingnya menghargai sesama manusia tanpa memandang perbedaan kondisi kehidupan atau kedudukan sosial. Mengingat roda kehidupan yang terus berputar dan kondisi seseorang yang dapat berubah sewaktu-waktu, masyarakat diajak untuk senantiasa menebar kebaikan, menumbuhkan kepedulian, serta menghindari sikap menghina sesama.
implementasi P5HAM yang mencakup lima aspek utama—yakni penghormatan, perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan HAM Kegiatan ini sukses menumbuhkan optimisme baru di tengah masyarakat Sukabumi. Sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga terkait, keluarga, dan warga masyarakat diyakini mampu menjadi kunci utama dalam meredam konflik sosial sekecil apa pun.
Dengan meningkatnya kesadaran kolektif ini, Kota Sukabumi diharapkan dapat terus melangkah maju menjadi teladan bagi daerah lain dalam mewujudkan masyarakat yang adil, aman, harmonis, serta berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila dan kemanusiaan. Mari kita terus sebarkan energi positif, jaga kerukunan, dan hargai sesama demi masa depan bangsa yang lebih gemilang!
( Cucup Kabiro Sukabumi )










