Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahJawa BaratNews

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E., Launching Sekolah Lapangan Penerapan Tanam Padi PM-AAS di Cijambe Girang Desa Sukaresmi Kecamatan Cisaat

×

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E., Launching Sekolah Lapangan Penerapan Tanam Padi PM-AAS di Cijambe Girang Desa Sukaresmi Kecamatan Cisaat

Sebarkan artikel ini

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | SUKABUMI (JAWA BARAT) ~ Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas S.E. menegaskan, petani di Sukabumi harus semakin fokus dalam mengembangkan produksi dan inovasi pertanian mengingat visi-misi Kabupaten Sukabumi antara lain membangun agro industri yang beririsan dengan sektor pertanian.

Petani harus dibuat senang dan sejahtera. Sehingga banyak yang mau menjadi petani,” tegasnya saat meluncurkan Sekolah Lapang Penerapan Tanam Padi Pertanian Modern-Advance Agriculture System (PM-AAS) di Kampung Cijambe Girang, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Jumat, 30 Oktober 2026.

Harapannya dalam menyejahterakan petani ini, semakin terbuka lebar lewat penerapan tanam padi PM-ASS. Apalagi, metoda pertanian modern tersebut bisa menghasilkan pada hingga 10 ton per hektare.

dilihat dari hasilnya, petani bisa lebih sejahtera,

dirinya mendukung hadirnya sekolah lapangan penerapan tanam padi PM-ASS di Kabupaten Sukabumi. Hal itu agar semua petani di Sukabumi hasil panennya melimpah.

atas nama pemerintah berterima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia terkait inisiasi dan dukungannya dalam penerapan inovasi teknologi pertanian di Kabupaten Sukabumi,

Namun dirinya mendorong kepada dinas terkait untuk terus membantu para petani. Baik dari sisi pupuk, benih atau hal lainnya.

ada kesulitan di para petani, harus segera diselesaikan. Kami sangat berterima kasih kepada petani yang masih semangat bertani,

Ketua Kelompok Substansi Pendaftaran dan Pelepasan Varietas Tanaman di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Nani Suwarni mengatakan, metoda penerapan tanam padi PM-ASS sudah dibuktikan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Bahkan hasilnya tembus 11,2 ton/hektare.

produktivitas penerapan tanam padi PM-ASS ini 10 ton /hektare, namun hasil panen di Kecamatan Palabuhanratu dan Waluran tembus 11,2 ton/hektare. Makanya, metoda ini akan diterapkan di Sukabumi,

di Kabupaten Sukabumi dilaksanakan sekolah lapang Penerapan Tanam Padi PM-AAS. Sekolah lapangan direncanakan akan tersebar di 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Minggu depan dimulai sekolah lapangnya. Mohon dukungannya semua demi perwujudan swasembada pangan di Indonesia.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi H. Aep Majmudin menambahkan, sekolah lapang ini menjadi sebuah metodelogi pembelajaran dengan mengajak para petani belajar bersama dalam peningkatan produksi. Apalagi, terdapat cara tanam yang berbeda dengan pola PM-AAS.

Launching ini memberikan semangat untuk semuanya. Pola ini dilakukan supaya bisa survive hasil produksi di atas 10 ton/hektare.

( Cucup Kabiro Sukabumi )

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan