MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | PURWAKARTA (JABAR) – Mencegah kebakaran hutan dan lahan tidak selalu harus menunggu api muncul. Kesadaran untuk menjaga lingkungan dan mengenali potensi bahaya sejak dini menjadi bagian penting dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran.

Pesan tersebut terus digaungkan Bhabinkamtibmas Desa Cigelam, Polsek Purwakarta Kota, Bripka Aep Kurnia, bersama warga masyarakat di Kampung Sukamanah RT 17/05, Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta.
Pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, Bripka Aep bersama masyarakat memasang spanduk imbauan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lokasi yang berada dekat Rest Area KM 72 A.
Pemasangan spanduk tersebut menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan, khususnya dalam mencegah munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi kebakaran.
Bagi wilayah yang berada di sekitar jalur aktivitas masyarakat seperti kawasan Rest Area KM 72 A, pesan pencegahan menjadi semakin penting. Mobilitas masyarakat yang cukup tinggi membuat kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun bersama, termasuk dalam hal penggunaan api dan menjaga area sekitar agar tetap aman.
Kapolsek Purwakarta Kota melalui Bhabinkamtibmas Desa Cigelam mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan adanya tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar.
Upaya tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan preventif kepolisian, di mana Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi turut mengajak masyarakat membangun kebiasaan untuk mencegah sebelum terjadi.
Kehadiran warga dalam pemasangan spanduk juga menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bukan semata-mata tugas satu pihak. Kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan terhindar dari ancaman kebakaran.
Sebab, api yang besar sering kali berawal dari sesuatu yang kecil. Begitu pula pencegahan—bisa dimulai dari sebuah pengingat sederhana, kepedulian warga, dan kemauan untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
Purwakarta, Sabtu, 5 September 2026.
(Elva-Red)










