MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | TANAH DATAR (SUMBAR) — Pemandangan menggetarkan hati tersaji di SLB Kemala Bhayangkari Lintau, Kamis, 29 April 2026. Di sekolah harapan anak-anak berkebutuhan khusus itu, pertemuan penuh jiwa berlangsung antara jajaran kepolisian dan sosok dermawan yang rendah hati.

Kapolres Tanah Datar AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi Ketua Cabang Yayasan Kemala Bhayangkari Ny. Anggie Nur Ichsan, hadir khusus memberi penghormatan kepada H. Bustamam dan Hj. Fatimah. Pasangan ini disebut sebagai “tulang punggung” kasih sayang yang menyokong pendidikan inklusif di Lintau.
Suasana haru tak terbendung saat Kapolres menyampaikan apresiasi di hadapan Wakapolres Kompol Iman Khalid Hari Mardono dan tokoh masyarakat Lubuak Jantan.

“Apa yang Bapak dan Ibu berikan adalah cahaya bagi anak-anak kita di sini. Ini bukan sekadar sumbangan, tapi bukti cinta yang luar biasa kepada sesama. Ketulusan ini teladan bagi kita semua,” ujar AKBP Nur Ichsan dengan suara bergetar.
Kunjungan pukul 10.30 WIB itu bukan seremonial. Terasa seperti pertemuan keluarga besar. Canda tawa menyatu dengan doa tulus untuk keberlangsungan pendidikan anak-anak istimewa di SLB tersebut.
Hadirnya Forkopimca Lintau Buo dan Lintau Buo Utara mempertegas bahwa masa depan anak berkebutuhan khusus adalah tanggung jawab bersama. Sinergi Polri, pemerintah, dan masyarakat kini terasa lebih kuat.
Pertemuan singkat itu ditutup syahdu. Ada harapan besar dari tatapan setiap yang hadir: di Lintau, kepedulian tidak akan padam. Sosok seperti H. Bustamam dan Hj. Fatimah jadi bukti bahwa kebaikan adalah bahasa universal yang paling menyentuh jiwa.
(Rizal, Humas Polres Tanah Datar).









