
MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | JAKARTA — Seorang jamaah Tabligh bernama Sutan Muhammad Arief Muningsyah (42) dilaporkan belum diketahui keberadaannya sejak awal Desember 2025, setelah mengikuti kegiatan Ijtima di Lampung pada 28–30 November 2025. Hingga kini, lebih dari lima bulan berlalu, pihak keluarga masih belum memperoleh informasi pasti terkait keberadaan yang bersangkutan.
Informasi yang dihimpun dari keluarga menyebutkan, usai menghadiri kegiatan keagamaan tersebut, Sutan Muhammad Arief Muningsyah sempat menuju Markas Kebun Jeruk, Jakarta Barat, pada 2 Desember 2025. Namun, sejak saat itu, komunikasi terputus dan tidak ada kabar lanjutan mengenai keberadaannya.
Kakak kandung korban, Dr. H. Sutan Emir Hidayat, menyampaikan bahwa berbagai upaya pencarian telah dilakukan, termasuk penelusuran internal melalui jaringan jamaah dan pengecekan data di bagian Taskil. Namun, hingga saat ini, nama yang bersangkutan tidak tercatat dalam daftar keberangkatan maupun aktivitas lanjutan.
“Sejak keberangkatan dari Lampung hingga tiba di Jakarta, adik kami tidak pernah kembali ke kampung halaman dan tidak memberikan kabar apa pun. Kami sangat berharap adanya informasi dari masyarakat,” ungkapnya.
Situasi ini semakin menyayat hati keluarga, mengingat ibunda mereka, Puti Rachma Oesman, telah wafat pada 29 Desember 2025 tanpa sempat mengetahui kondisi anaknya yang belum ditemukan.
Pihak keluarga juga telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus ini ke Polsek Metro Taman Sari, Jakarta Barat, sebagai bagian dari upaya resmi pencarian. Dalam waktu dekat, keluarga berencana melanjutkan pelaporan ke tingkat yang lebih tinggi guna memperluas jangkauan pencarian.

Sutan Muhammad Arief Muningsyah diketahui merupakan putra dari lingkungan keluarga Pagaruyung, Minangkabau, dan terakhir terlihat mengenakan pakaian berwarna merah muda (pink) sebagaimana foto yang beredar.
Keluarga besar berharap kepada masyarakat luas, khususnya jaringan jamaah dan komunitas terkait, untuk turut membantu menyebarluaskan informasi ini. Siapa pun yang mengetahui atau pernah melihat keberadaan yang bersangkutan diharapkan segera menghubungi pihak keluarga.
Kontak Keluarga:
Dr. H. Sutan Emir Hidayat
WA: 0858-7214-9108
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sistem pendataan dan komunikasi yang lebih terstruktur dalam setiap kegiatan berskala besar, guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.
( Buya Ermas / Hadi.F – Red )









