Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahJambiNews

Ketua JARUM (Jaringan Akar Rumput) Indonesia, Pelaku Korupsi MBG Adalah Laku Nista

×

Ketua JARUM (Jaringan Akar Rumput) Indonesia, Pelaku Korupsi MBG Adalah Laku Nista

Sebarkan artikel ini

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | JAMBI ~ Kelahiran generasi Indonesia yang lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih kuat di masa depan kembali terancam oleh penyakit paling purba yang menjangkiti tubuh bangsa. Penyakit itu telah berpindah dari satu zaman ke zaman berikutnya, menyelinap ke berbagai institusi, menghisap tetesan keringat rakyat, serta membelenggu jalan panjang bangsa menuju masa depannya. Hari ini penyakit itu kembali memperlihatkan daya rusaknya melalui kasus yang menyeret pucuk pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis.

Penyakit ini tumbuh subur karena mampu menjelma ke dalam banyak wajah. Ia dapat hidup di balik meja birokrasi, berdiri di balik seragam aparat, berbicara melalui mimbar aktivisme, bahkan bersembunyi di balik jubah agama. Dari tempat-tempat itulah ia mengitari pusat-pusat keputusan, mempengaruhi arah kebijakan, lalu mengeruk keuntungan dari program yang seharusnya menjadi milik rakyat tanpa peduli harga yang harus dibayar generasi berikutnya

Program Makan Bergizi Gratis lahir dari visi Presiden Prabowo Subianto yang melihat masa depan bangsa harus dipersiapkan sejak hari ini. Di dalam kebijakan tersebut tersimpan pilihan peradaban. Pilihan untuk menempatkan pembangunan manusia sebagai fondasi utama perjalanan Indonesia pada horizon jangka panjang. Anak-anak yang tumbuh sehat hari ini akan menjadi tenaga penggerak ekonomi, ilmu pengetahuan, pertahanan, dan kepemimpinan nasional pada masa yang akan datang. Karena itu MBG menyentuh persoalan yang jauh lebih besar dari sekadar urusan memberi makan rakyat.

Karena itu, penyimpangan pada MBG merambat hingga ke masa depan yang sedang dipersiapkan bangsa. Sebab yang dirampas adalah hak anak-anak Indonesia untuk tumbuh lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih kuat. Yang menanggung akibat adalah masa depan bangsa itu sendiri. Setiap rupiah yang dicuri para koruptor menjelma menjadi resiko stunting yang harus dibayar oleh generasi mendatang. Kerusakan yang ditinggalkannya akan hidup bersama generasi yang kehilangan sebagian haknya untuk berkembang.

Bangsa ini telah terlalu sering menyaksikan ironi semacam ini. Sebuah gagasan besar dilahirkan untuk masa depan bersama. Struktur pelaksanaannya dibentuk. Anggaran negara dikucurkan. Harapan rakyat dibangunkan. Yang luput, benih penyimpangan sering tumbuh bersamaan dengan lahirnya gagasan itu sendiri. Mereka berjalan di bawah panji yang sama, menghadiri rapat yang sama, menyusun program yang sama, bahkan mengucapkan cita-cita yang sama di hadapan rakyat. Tetapi, tatapan Presiden tertuju pada masa depan bangsa, tatapan mereka tertambat pada kekayaan yang dapat ditimbun hari ini.

Pembangunan manusia selalu menjadi ujian bagi kualitas sebuah bangsa. Ia menuntut kesabaran, konsistensi, dan keberanian menjaga tujuan jangka panjang. Pada saat yang sama, pembangunan manusia selalu menjadi incaran mereka yang hidup dari rente dan kedekatan terhadap kekuasaan. Keserakahan hampir selalu datang paling cepat ketika harapan mulai tumbuh.

Karena itu, menyelamatkan Program Makan Bergizi Gratis dari korupsi merupakan bagian dari perjuangan menjaga masa depan manusia Indonesia. Penindakan terhadap pelaku merupakan langkah awal. Tanggung jawab yang lebih besar terletak pada keberanian memutus mata rantai yang selama ini memberi kehidupan kepada praktik semacam itu. Bangsa yang ingin berjalan jauh harus mampu melindungi cita-citanya dari perampok. Bangsa yang ingin tumbuh besar harus memiliki keberanian moral untuk merebut kembali masa depan generasinya dari tangan para perampok.

Pembangunan manusia merupakan pekerjaan yang memerlukan kesabaran sejarah. Ia tumbuh bersama anak-anak yang memperoleh gizi yang cukup, pendidikan yang baik, dan kesempatan berkembang yang layak. Beberapa tahun dari sekarang mereka akan memasuki sekolah, kampus, dunia usaha, birokrasi, serta berbagai pusat pengambilan keputusan yang menentukan arah bangsa.

Korupsi MBG adalah laku nista, tegas Arvindo (Ketum JARUM) Kamis 4/6/2026.
Ini melukai martabat manusia. Ia menguras kebajikan publik. Ia merampas sebagian kesempatan yang seharusnya menjadi milik generasi mendatang. Lebih jauh lagi, ia memperlihatkan bagaimana keserakahan terus menumpang pada setiap upaya bangsa memperbaiki dirinya sendiri. Setiap generasi hanya memperoleh satu masa tumbuh. Ketika masa itu dirampas oleh para penjarah masa depan, bangsa membayar harganya selamanya. Sejarah kelak akan mencatat dengan tinta tebal siapa yang menjadikan generasi masa depan sebagai korban keserakahannya. Siapa pun mereka, pada akhirnya akan berhadapan dengan rakyat yang dirugikan dan sejarah yang mereka khianati.
(PM Red)

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan