MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | PAGARUYUNG (SUMBAR) – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Tanah Datar memberikan catatan kritis terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Meski mengapresiasi capaian pendapatan daerah yang melampaui target, PAN menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran SiLPA dan lemahnya penyerapan belanja daerah.

Pandangan umum disampaikan Juru Bicara Fraksi PAN Iswandi Putra, A.Md, dalam Rapat Paripurna DPRD di Pagaruyung, Jumat 12/6/2026.
Dua Catatan Merah untuk Pemkab Tanah Datar
Fraksi PAN meminta Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengevaluasi dua poin krusial anggaran:
- SiLPA Fantastis Rp106,4 Miliar: Fraksi PAN mencermati SiLPA Tahun 2025 yang membengkak hingga Rp106.438.446.242,30. Iswandi mendesak pemerintah daerah membeberkan alasan di balik tingginya sisa anggaran ini dan meminta strategi konkret perbaikan perencanaan ke depan.
- Macetnya Penyerapan Belanja Rp83,6 Miliar: Terjadi kesenjangan antara target anggaran dengan realisasi belanja sebesar Rp83.690.124.803,87. Minimnya realisasi ini dinilai berdampak langsung pada lambatnya program pembangunan yang seharusnya dinikmati masyarakat.

“Kondisi ini perlu dievaluasi total agar program pembangunan yang direncanakan dapat terlaksana optimal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Iswandi Putra di hadapan pimpinan sidang dan Bupati Tanah Datar.

Fraksi PAN Benny Remon, A.Md selaku Ketua, Iswandi Putra, A.Md sebagai Wakil Ketua, Nofrizal, S.T. sebagai Sekretaris, dan Hj.Felly Endra sebagai Anggota berharap catatan ini menjadi alarm penting bagi pemerintah daerah. Evaluasi ini dinilai mendesak demi mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat Luhak Nan Tuo.
(Rizal, Sijelin DPRD Tanah Datar)









