MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | PURWAKARTA (JAWA BARAT) – Komitmen dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus diperkuat Polres Purwakarta. Salah satunya melalui partisipasi dalam Lomba Kampung Bebas Narkoba yang digelar Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Sebagai bagian dari rangkaian penilaian, Tim Penilai Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat yang dipimpin Kompol Cepi Hermawan melakukan kunjungan dan penilaian ke Kampung Bendul, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis (11/6/2026).
Kedatangan tim penilai disambut langsung oleh Kasat Reserse Narkoba Polres Purwakarta IPTU Try Sumarno bersama jajaran Satres Narkoba Polres Purwakarta serta unsur pemerintah desa dan masyarakat setempat yang selama ini aktif mendukung program pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan penilaian dilakukan untuk melihat secara langsung berbagai upaya yang telah dilaksanakan dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari pengaruh narkoba.
Penilaian juga mencakup partisipasi masyarakat, sinergitas antara pemerintah, kepolisian, dan warga, serta berbagai program edukasi dan pencegahan yang telah dijalankan di tingkat desa.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasat Reserse Narkoba, IPTU Try Sumarno mengatakan bahwa program Kampung Bebas Narkoba merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan pencegahan penyalahgunaan narkotika.
“Pencegahan narkoba tidak bisa dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Melalui program ini, kami mendorong masyarakat untuk menjadi pelopor dalam upaya pencegahan dan pengawasan di lingkungannya masing-masing,” ujar Try.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Lomba Kampung Bebas Narkoba menjadi momentum untuk memperkuat budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap bahaya narkotika.
“Program Kampung Bebas Narkoba bukan hanya sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat agar memiliki kesadaran kolektif dalam menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Keberhasilan menciptakan lingkungan yang bebas narkoba membutuhkan sinergi seluruh pihak,” kata Tini.
Ia menambahkan bahwa Polres Purwakarta akan terus mengedepankan langkah preventif melalui sosialisasi, penyuluhan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari strategi pemberantasan narkoba yang berkelanjutan.
“Kami berharap Kampung Bendul dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun ketahanan sosial terhadap ancaman narkotika. Dengan kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat, upaya mewujudkan Kabupaten Purwakarta yang bersih dari narkoba dapat semakin optimal,” tambahnya.
Melalui kegiatan penilaian tersebut, diharapkan semangat pemberantasan narkoba semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Purwakarta, jumat, 12 Juni 2026.
(Elva-Red)









