Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahJawa BaratNews

KADIN Kota Bekasi Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Bisnis Waralaba

×

KADIN Kota Bekasi Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Bisnis Waralaba

Sebarkan artikel ini

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | BEKASI (JAWA BARAT) — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bekasi mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk tidak berhenti pada skala usaha yang sama, melainkan mulai mengembangkan bisnis melalui sistem waralaba (franchise).

Gagasan tersebut dikembangkan Wakil Ketua KADIN Kota Bekasi, Aji Ali Sabana, melalui konsep kerja sama pameran dan promosi usaha di pusat perdagangan dan perbelanjaan, termasuk Grand Galaxy Park (GGP) Kota Bekasi.

Program tersebut mendapat dukungan dan persetujuan Ketua KADIN Kota Bekasi, Qadar Ruslan Siregar atau Bang QRS.

Menurut Bang QRS, pengembangan UMKM melalui waralaba bukan semata-mata bertujuan mencari investor baru. Lebih dari itu, pelaku usaha perlu didorong untuk memahami bagaimana membangun bisnis yang memiliki sistem, merek, standar operasional, dan model usaha yang dapat dikembangkan di berbagai daerah.

“UMKM harus didorong naik kelas. Bukan hanya mencari investor, tetapi juga bagaimana sebuah usaha kecil dan menengah memiliki sistem sehingga dapat dikembangkan melalui kemitraan waralaba yang saling menguntungkan,” ujar Bang QRS.

Menurutnya, sistem waralaba membuka peluang mutualisme. Pemilik usaha dapat memperluas jaringan bisnis, sementara investor memperoleh kesempatan mengembangkan usaha dengan model yang telah dibangun.

Karena itu, KADIN Kota Bekasi mendorong kegiatan pameran, promosi, serta business matching sebagai ruang pertemuan antara pelaku UMKM, pemilik merek, dan calon investor.

Bang QRS menilai, penguatan UMKM berbasis waralaba juga relevan dengan visi pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Bekasi.

Hal itu disampaikannya saat bersama sejumlah pengurus KADIN Kota Bekasi meninjau lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kamis (23/7/2026).

KADIN Kota Bekasi mendukung visi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto untuk menjadikan kawasan Bantar Gebang sebagai kota satelit modern dan ramah lingkungan.

Menurut Bang QRS, perkembangan kawasan dan proyek strategis seperti PSEL harus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal.

“Jangan sampai UMKM hanya menjadi penonton. Ketika pusat ekonomi baru tumbuh, pelaku usaha lokal harus memiliki kemampuan untuk ikut mengambil bagian,” katanya.

KADIN Kota Bekasi memandang pengembangan UMKM melalui sistem waralaba sebagai salah satu cara untuk memperkuat kapasitas usaha lokal agar mampu menangkap peluang ekonomi baru.

Dengan demikian, UMKM tidak hanya didorong untuk bertahan, tetapi juga berkembang, membuka jaringan usaha, dan menciptakan peluang investasi baru.

Bagi KADIN Kota Bekasi, pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya diukur dari besarnya investasi yang masuk. Yang tidak kalah penting adalah sejauh mana pelaku usaha lokal mampu naik kelas dan menjadi bagian dari pertumbuhan tersebut.

( Marulloh Kabiro Kab. Bekasi )

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan