
MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | JAKARTA TIMUR — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali terpatri dalam kegiatan tahunan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Musholla Al-Amin, yang berlokasi strategis di depan Stasiun Jatinegara, tepat di samping Pos Polisi Pasar Rawa Bening, Jakarta Timur. Setiap bulan suci Ramadhan, musholla ini menjadi ruang persinggahan yang hangat bagi para pedagang Pasar Rawa Bening, para pekerja harian, serta masyarakat umum dan para pendatang yang melintas di kawasan tersebut.








Kegiatan buka puasa bersama ini tidak sekadar menjadi agenda rutin keagamaan, melainkan juga manifestasi nyata dari nilai-nilai solidaritas dan gotong royong yang tumbuh subur di tengah jamaah. Musholla Al-Amin secara terbuka menerima siapa pun yang ingin berbuka puasa, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, maupun domisili. Jamaah rutin maupun non-rutin menyambut para tamu dengan penuh keramahan, menghadirkan suasana kekeluargaan yang kental dan inklusif.
Mayoritas penerima manfaat kegiatan ini adalah para pedagang Pasar Rawa Bening dan masyarakat yang tengah beraktivitas di sekitar Stasiun Jatinegara. Bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba, kehadiran Musholla Al-Amin menjadi oase yang menenteramkan—tempat untuk melepas lelah sekaligus menikmati hidangan berbuka dengan layak.
Yang patut diapresiasi, seluruh pembiayaan kegiatan buka puasa, mulai dari penyediaan nasi hingga takjil, bersumber dari donasi para jamaah sendiri. Dengan semangat saling berbagi, para jamaah secara sukarela menghimpun dana untuk memastikan kegiatan sosial ini dapat terus berlangsung setiap tahunnya. Tradisi berdonasi ini mencerminkan kesadaran kolektif akan pentingnya berbagi rezeki, khususnya di bulan suci yang penuh keberkahan.
Konsistensi Musholla Al-Amin dalam menyelenggarakan buka puasa bersama menjadi bukti bahwa peran rumah ibadah tidak hanya terbatas pada fungsi ritual, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan sosial dan penguatan ukhuwah. Di tengah dinamika kehidupan perkotaan yang serba cepat, keberadaan musholla ini menghadirkan nilai keteduhan, kepedulian, dan persaudaraan yang nyata di tengah masyarakat.
(Edward, Mak Bulan – Red )









