Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahJawa TengahNews

Temui Badan BPH, Bupati Arief Dorong Optimalisasi Jargas dan Peningkatan SDM Migas

×

Temui Badan BPH, Bupati Arief Dorong Optimalisasi Jargas dan Peningkatan SDM Migas

Sebarkan artikel ini

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | BLORA (JAWA TENGAH) – Bupati Blora Arief Rohman meminta masukan terkait optimalisasi jaringan gas (jargas) dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di sektor minyak dan gas kepada Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas, Kamis (5/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Arief Rohman menyampaikan bahwa diskusi yang dilakukan membahas potensi besar minyak dan gas bumi yang dimiliki Kabupaten Blora serta upaya pengembangannya agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami banyak berdiskusi tentang potensi minyak dan gas di Blora serta pengembangan terkait potensi sumber daya alam yang ada,” ujar Arief Rohman.

Selain sebagai kepala daerah, Arief Rohman yang juga menjabat Wakil Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) berharap Kepala BPH Migas dapat berkunjung langsung ke wilayah Cepu untuk memperkuat sinergi berbagai pihak dalam pengembangan sektor energi.

Menurutnya, pertemuan yang lebih luas nantinya akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk daerah penghasil migas dan kontraktor sektor minyak dan gas.

“Kita ingin pendekatan dari sisi SDM, Kabupaten penghasil migas juga akan kita undang, termasuk KKKS minyak dan gas, agar nanti bisa bersinergi bersama,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan bahwa secara prinsip wilayah Blora memiliki potensi sumber energi yang cukup besar dan perlu dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

“Blora memiliki sumber energi yang besar. Kami berharap potensi ini dapat dimanfaatkan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Blora,” ujarnya.

Ia juga berharap sumber gas yang ada di wilayah tersebut dapat disalurkan melalui program jaringan gas rumah tangga (jargas), baik melalui skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun dukungan pemerintah pusat agar Blora menjadi salah satu daerah prioritas.

Selain itu, Wahyudi juga menyoroti pentingnya pemanfaatan SDM lokal, termasuk lulusan Politeknik Energi dan Mineral Akamigas di Cepu yang dinilai memiliki kompetensi kuat di bidang minyak dan gas.

Menurutnya, sebagian lulusan tahun 2026 berpotensi dilibatkan untuk mendukung tugas BPH Migas, khususnya dalam kegiatan monitoring dan evaluasi penyaluran BBM bersubsidi serta program kompensasi negara.

Dengan potensi energi yang dimiliki, ia optimistis Kabupaten Blora dapat berkembang lebih maju. Distribusi energi diharapkan dapat menjangkau berbagai sektor, mulai dari kebutuhan rumah tangga, pelaku UMKM, hingga industri yang memerlukan pasokan gas.

“Blora pasti bisa maju. Energinya sudah siap dan dapat didistribusikan ke berbagai sektor, baik masyarakat, UMKM, maupun industri yang membutuhkan gas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, saat ini Pemerintah Kabupaten Blora juga tengah mempersiapkan usulan kepada Kementerian Kehutanan Republik Indonesia agar lahan seluas kurang lebih 1.300 hektare di kawasan Cemoro Modang, tepatnya di Pos DX, dapat dialihfungsikan menjadi kawasan industri berbasis gas.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memaksimalkan potensi energi yang dimiliki Blora. Pasokan gas untuk kawasan industri di Batang diketahui juga berasal dari wilayah Blora.

Kabupaten Blora sendiri memiliki cadangan gas yang cukup besar, di antaranya dari Blok Gundih serta sejumlah potensi gas lainnya yang saat ini masih dalam tahap pengembangan. (HM)

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan