MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | PADANG (SUMBAR) – Aksi mahasiswa yang digelar didepan Mapolda Sumbar pada Rabu 4 Maret 2026 berakhir dengan dialog dan musyawarah, kedua belah pihak duduk melingkar dan sepakat menyelesaikan secara bersama-sama permasalahan negeri ini.
Dengan langkah mantap dan semangat yang membara, ratusan mahasiswa memadati depan Mapolda Sumatera Barat. Di bawah kibaran spanduk yang membawa pesan-pesan perubahan, suara mereka menggema hebat, bukan sekadar teriakan, melainkan panggilan hati generasi muda yang peduli akan masa depan negeri tercinta.




Di tengah dinamika aksi yang sempat memanas, sebuah pemandangan menyejukkan terjadi. Alih-alih menciptakan jarak, pihak kepolisian memilih jalan dialog. Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR, turun langsung tanpa sekat untuk menemui massa aksi.
Kehadiran jenderal bintang satu ini membuka ruang diskusi yang hangat, di mana setiap aspirasi didengar dan setiap pertanyaan dijawab dengan kepala dingin.Suasana yang awalnya penuh tensi perlahan mencair menjadi ruang musyawarah yang humanis.
Pertemuan ini membuktikan bahwa perbedaan pandangan tidak harus berujung pada perpecahan, melainkan bisa dijembatani dengan komunikasi yang jujur.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Sumbar menekankan bahwa esensi dari momen ini bukan sekadar aksi unjuk rasa, melainkan tentang kedewasaan dalam berdemokrasi.
Apresiasi tinggi diberikan kepada para mahasiswa atas cara mereka menyampaikan pendapat yang tertib.
Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen bersama antara pengunjuk rasa dan aparat penegak hukum untuk menjaga Sumatera Barat agar tetap aman, damai, dan kondusif, sembari terus mengawal kemajuan bangsa melalui dialog yang konstruktif.
( Rzl Kaperwil Sumbar )









