MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | PARIAMAN (SUMATERA BARAT) — Semangat kebersamaan warga Desa Bato kembali tercermin melalui pelaksanaan kegiatan gotong royong (goro) yang terintegrasi dalam program Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Kegiatan ini tidak hanya menjadi upaya peningkatan kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas sosial di tengah masyarakat, Sabtu (2/5/2026).

Didampingi langsung oleh Kepala Desa, Syafrial Syam, SE, warga Desa Bato secara kompak dan disiplin melaksanakan kerja bakti yang difokuskan pada penataan lingkungan serta peningkatan estetika desa. Antusiasme warga terlihat tinggi, mencerminkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan wilayah tempat tinggal mereka.
Pelaksanaan gotong royong yang berlangsung pada 2 hingga 3 Mei 2026 ini menjadi bagian dari strategi pembangunan berbasis partisipasi masyarakat. Di bawah kepemimpinan Syafrial Syam, Desa Bato menunjukkan progres signifikan, khususnya dalam aspek kebersihan, kerapian, serta kenyamanan lingkungan.

Kehadiran kepala desa di tengah kegiatan tidak hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga menjadi motivasi moral bagi warga untuk terus menjaga semangat kebersamaan. Nilai gotong royong yang terus dijaga ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan desa yang berdaya dan berkelanjutan.

Tim Media Investigasi Mabes.co.id melalui Kabiro Pariaman, Dedi Kurnia, bersama Rusman Efendi, SMI selaku Kabiro Jakarta, turut melakukan peliputan langsung serta wawancara dengan warga setempat guna menggali perspektif masyarakat terkait dampak kegiatan tersebut.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat mampu menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat identitas sosial berbasis gotong royong di Desa Bato.
(Dedi Kurnia Kabiro Pariaman & Rusman Efendi SMI Kabiro jakarta)









