Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahJawa BaratNews

KDS Pastikan Sekolah Rakyat di Ciwidey Mulai Dibangun Oktober 2026

×

KDS Pastikan Sekolah Rakyat di Ciwidey Mulai Dibangun Oktober 2026

Sebarkan artikel ini

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | KAB. BANDUNG (JAWA BARAT) – Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung akan dimulai pada Oktober 2026.

Sekolah berasrama yang dibangun di atas lahan seluas 7,6 hektare itu diproyeksikan mampu menampung hingga 2.000 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA dari keluarga miskin ekstrem di Kabupaten Bandung.

Kepastian tersebut disampaikan KDS usai berkoordinasi bersama Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

“Alhamdulillah, Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung sudah kami rintis sejak dua tahun lalu. Lahan seluas 7,6 hektare sudah kami siapkan, dan insyaallah pembangunan gedung permanennya akan dimulai Kementerian Pekerjaan Umum pada Oktober 2026,” ujar KDS.

Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan program strategis Presiden RI untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga paling tidak mampu sekaligus upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Seluruh peserta didik akan tinggal di asrama dan mendapatkan pendidikan selama 24 jam. Selain pembelajaran formal, para siswa juga akan dibekali pendidikan karakter.

“Sekolah ini tidak hanya mendidik anak-anak secara akademik, tetapi juga membentuk karakter mereka. Harapannya, lulusan Sekolah Rakyat menjadi agen-agen perubahan bagi keluarganya dan masyarakat,” katanya.

KDS menegaskan, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan hasil sinergi pemerintah pusat dan daerah. Pemkab Bandung menyiapkan lahan, sementara pembangunan gedung permanen dilaksanakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengapresiasi langkah cepat Pemkab Bandung.

“Saya berterima kasih kepada Bupati Bandung yang sangat aktif merealisasikan program strategis Bapak Presiden melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah yang telah menyiapkan lahan sehingga pembangunan sekolah ini bisa segera dilaksanakan,” ujarnya.

Menurut Mensos, Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan nasional.

“Anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan. Ketika anaknya lulus, diharapkan status sosial ekonomi keluarganya ikut meningkat. Itulah tujuan utama Sekolah Rakyat,” kata Saifullah.

Gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung dirancang menampung sekitar 2.000 siswa dengan sistem pendidikan berasrama. Kawasan tersebut juga akan dilengkapi asrama, sarana olahraga, fasilitas ibadah, dan penunjang pendidikan lainnya.

“Mudah-mudahan Sekolah Rakyat menjadi warisan terbaik dari Presiden bersama Bupati Bandung untuk mengangkat keluarga-keluarga yang paling tidak mampu melalui pendidikan. Dari sinilah kita berharap lahir Generasi Emas Indonesia 2045,” ucap Saifullah yang akrab disapa Gus Ipul.

Pemerintah pusat melalui Kemensos bersama Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar untuk pembangunan gedung permanen tersebut. Sekolah ini ditargetkan menjadi pusat pendidikan sekaligus pemberdayaan bagi keluarga miskin di Kabupaten Bandung.

Kabiro Kab. Bandung (Dede Setiawan)

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan