Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahJawa BaratNews

KDS Tekankan Kepala Sekolah Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Bentuk Karakter Siswa

×

KDS Tekankan Kepala Sekolah Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Bentuk Karakter Siswa

Sebarkan artikel ini

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | KABUPATEN BANDUNG (JABAR) – Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai garda terdepan dalam meningkatkan mutu pendidikan serta membentuk generasi yang cerdas, berprestasi, berakhlakul karimah, dan siap menjadi pemimpin bangsa.

Hal tersebut disampaikan Dadang saat menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Kunjungan Kerja dalam rangka Penguatan Kinerja Kepala Sekolah SD dan SMP Negeri se-Sub Rayon 8 Kabupaten Bandung di SMP Negeri 1 Ciparay, Rabu (12/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dadang yang akrab disapa KDS menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah yang dinilainya memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing.

“Abdi mah sangat hormat ka para Kepala Sekolah. Abdi sangat apresiasi, karena Kepala Sekolah itu sebagai garda terdepan dalam pendidikan. Maka harus berpikir bagaimana mutu pendidikan di sekolah masing-masing,” ujar KDS.

Ia menegaskan, kepala sekolah harus memusatkan perhatian pada peningkatan kualitas pendidikan dan tidak menjadikan jabatan sebagai sarana mencari keuntungan pribadi.
“Jangan berpikir bagaimana untuk memikirkan setoran. Tapi berpikir bagaimana bisa memberikan pendidikan kepada anak-anak kita sehingga menghasilkan anak-anak yang cerdas, berprestasi dan berakhlakul karimah,” tegasnya.

Menurut KDS, tugas kepala sekolah bukan hanya berkaitan dengan aspek manajerial, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian yang memiliki nilai jangka panjang.
“Bapak/Ibu Kepala Sekolah adalah pengganti orang tua setelah di rumahnya masing-masing. Maka mari kita niatkan pekerjaan ini lillahi ta’ala, untuk memberikan bekal akhirat sekaligus mencerdaskan anak bangsa,” tuturnya.

KDS juga memaparkan lima hal yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi Indonesia Emas 2045 yang harus diterapkan dalam pengelolaan pendidikan di Kabupaten Bandung.

Pertama, peningkatan kualitas SDM yang profesional dan memahami digitalisasi. Kepala sekolah dan guru harus terus meningkatkan kapasitas diri serta memahami perkembangan teknologi.
“Kepala sekolah dan para guru jangan sampai kalah oleh murid dalam memahami digitalisasi. Sekarang ada robot, ada AI, ada ChatGPT. Ini harus kita pahami dan manfaatkan secara positif,” katanya.

Kedua, penguatan data atau big data. KDS meminta satuan pendidikan memastikan data pendidikan, termasuk Dapodik, benar-benar akurat dan diperbarui. Data tersebut juga diharapkan dapat digunakan untuk memetakan potensi peserta didik.

Ketiga, research and development atau kajian dan pengembangan. Sekolah diminta melakukan kajian terhadap kebutuhan dan kondisi lingkungan agar proses belajar mengajar nyaman dan efektif. Ia juga mendorong penguatan muatan pendidikan Pancasila, bahasa dan budaya Sunda, serta kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an.

Keempat, membangun institusi yang kuat dan kompak. KDS menekankan pentingnya kekompakan antara kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik.
“Tidak akan disebut Kepala Sekolah kalau tidak ada guru. Tidak akan disebut Kepala Sekolah kalau tidak ada murid. Artinya, institusi yang kuat itu adalah kekompakan dalam hal positif untuk memperbaiki sistem,” katanya.

Kelima, pengelolaan keuangan yang baik dan bertanggung jawab. KDS meminta kepala sekolah memahami pengelolaan anggaran secara menyeluruh.
“Jangan langsung menandatangani kalau belum memahami. Urusan uang itu sangat sensitif. Kepala sekolah harus memahami dan bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan sekolah,” tegasnya.

Selain penguatan kapasitas kepala sekolah, KDS juga menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dasar, termasuk mendukung pelaksanaan wajib belajar 13 tahun.
“Makanya penting pendidikan dasar. Penting 13 tahun wajib belajar. Kita sukseskan bersama,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pemerintah pusat memiliki program revitalisasi sekolah dan berharap kepala sekolah dapat menjalankan amanah tersebut dengan fokus pada peningkatan sarana dan prasarana serta mutu pembelajaran.

Lebih lanjut, KDS meminta kepala sekolah dan guru memberikan keteladanan melalui kedisiplinan. Ia mendorong agar kepala sekolah dan guru datang lebih awal dan menyambut siswa di pintu gerbang.
“Kalau kepala sekolah dan guru datang lebih awal, menyambut anak-anak, kemudian bersalaman, itu akan membangun kedisiplinan dan hubungan emosional dengan peserta didik,” katanya.

Ia meyakini, lingkungan pendidikan dengan keteladanan, kedisiplinan, dan komunikasi yang baik dapat mencegah perundungan dan kekerasan di sekolah. KDS juga mengingatkan kepala sekolah memiliki kepekaan sosial terhadap kondisi guru, siswa, maupun masyarakat.
“Jangan sombong. Kepala sekolah harus sehat secara sosial. Kalau ada anak didik yang tidak punya sepatu atau ada kebutuhan lainnya, data itu harus diketahui dan dicarikan solusinya,” ujarnya.

KDS berharap seluruh kepala sekolah di Kabupaten Bandung dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas.
“Dibuktikan dengan kinerja. Mari kita niatkan bersama untuk mencerdaskan anak bangsa, membentuk generasi yang berkarakter, dan mempersiapkan pemimpin-pemimpin bangsa untuk Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Kabiro, (Dede Setiawan)

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan