Scroll untuk baca artikel
Example 250
Example 728x250
BeritaDaerahJawa BaratNews

KDS Raih Penghargaan Nasional, Program MBG Kabupaten Bandung Diakui Perkuat Ketahanan Pangan

×

KDS Raih Penghargaan Nasional, Program MBG Kabupaten Bandung Diakui Perkuat Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | JAKARTA – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) kembali menorehkan prestasi nasional dengan menerima Outstanding Achievement in Free Nutritious Meals & Food Security Award pada ajang Food Summit 2026 yang digelar CNBC, Senin (27/4/2026).

Penghargaan ini diberikan atas capaian Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

KDS menegaskan keberhasilan MBG tak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Pemkab Bandung bahkan telah membentuk Satgas MBG yang terintegrasi dalam dashboard pimpinan sehingga data lapangan terpantau real-time.

“Kami bersama Badan Gizi Nasional (BGN) juga telah memiliki kantor bersama, bahkan ini yang pertama di Indonesia. Jika ada permasalahan di lapangan, dapat langsung ditangani cepat dan terkoordinasi,” ujar KDS.

Ia menyebut potensi serapan anggaran MBG di Kabupaten Bandung mencapai Rp5,4 triliun, dengan nilai perputaran ekonomi bersih di masyarakat sekitar Rp3,7 triliun. Namun KDS mengingatkan pentingnya pengendalian inflasi seiring meningkatnya kebutuhan pangan.

“Kebutuhan protein seperti telur di Kabupaten Bandung bisa mencapai 1.000 ton per bulan. Perlu kerja sama antardaerah untuk saling melengkapi kebutuhan pangan,” jelasnya.

Untuk menjaga stabilitas pasokan, produksi beras Kabupaten Bandung 328.000 ton per tahun dinilai mampu memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun untuk sayur mayur, masih butuh dukungan daerah lain. Pemkab Bandung menggencarkan GERTAMAN (Gerakan Tanami Halaman) guna dorong kemandirian pangan rumah tangga.

“Minimal kebutuhan pangan keluarga bisa terpenuhi sendiri. Jika berlebih, hasilnya bisa dijual ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau langsung ke SPPG,” tambah KDS.

KDS juga mendorong regulasi penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) agar tercipta keselarasan harga antara KDKMP dan pasar. “Kalau ini terwujud, saya yakin ekonomi sirkular di masyarakat bisa berjalan optimal,” tegasnya.

Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, menekankan peran kepala daerah penting memastikan ketersediaan bahan baku MBG. “MBG ini pada dasarnya dibeli oleh negara, sehingga menjadi pasar bagi hasil tani masyarakat,” pungkasnya.

Kabiro Kab. Bandung (Dede Setiawan)

MABESMEDIAINVESTIGASI
Author: MABESMEDIAINVESTIGASI

MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID dalam menjalankan tugas, wajib memiliki Tanda Pengenal (Kartu Pers) yang masih aktif, Surat Tugas dan namanya tercantum dalam Box Redaksi. Laporkan segera bila ada tindakan melanggar Hukum dan Kode Etik Jurnalistik, yang mengatasnamakan MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID.

Example 300250

Tinggalkan Balasan