MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | BATUSANGKAR (SUMBAR) – Dua tokoh sentral keagamaan Tanah Datar, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah H. Dafrizon, S. Ag., serta Kepala Kantor Kementerian Agama H. Hendri Pani Dias, http://S.Ag, M.A., bersuara lantang dalam memerangi penyakit masyarakat (pekat). Keduanya menegaskan komitmen penuh untuk menggerakkan seluruh jajaran guna mendukung langkah preventif pemerintah daerah dan aparat penegak hukum melalui pendekatan edukatif yang kolaboratif.



Komitmen baja ini disampaikan langsung oleh H. Dafrizon dan H. Hendri Pani Dias dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Pekat di Aula Kantor Bupati Tanah Datar, Kamis (2/7). Acara strategis yang diinisiasi oleh Kapolres Tanah Datar, AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K., ini menjadi panggung bersatunya unsur Forkopimda, tokoh adat, dan organisasi kemasyarakatan.
Secara khusus, H. Dafrizon menyatakan kesiapan instansinya untuk terjun langsung menjadi bagian dari tim terpadu penanggulangan pekat yang akan segera dibentuk.
“Kami siap bersinergi bersama Polres, Pemda, dan seluruh unsur terkait. Edukasi keagamaan dan pembinaan moral akan menjadi senjata utama kami untuk menjaga Tanah Datar tetap religius serta harmonis,” tegas Dafrizon optimis.
Setali tiga uang, H. Hendri Pani Dias juga melontarkan tekad yang sama kuatnya. Menurut Hendri, benteng pertahanan terbaik melawan penyakit masyarakat adalah penguatan nilai-nilai moral dari hulu.
“Upaya pencegahan ini akan jauh lebih efektif jika kita kepung bersama-sama dengan mengedepankan edukasi dan pembinaan keagamaan di tengah-tengah umat,” ujar Hendri Pani Dias pasca-rapat.
Sinergi kuat yang ditunjukkan oleh duo pemimpin lembaga keagamaan ini melahirkan kesepakatan besar dalam rakor tersebut. Program sosialisasi masif kini dirancang untuk segera menyasar lembaga pendidikan, sanggar seni, fasilitas umum, hingga titik-titik rawan di wilayah Tanah Datar.
Baik H. Dafrizon maupun H. Hendri Pani Dias menaruh harapan besar agar momentum ini menjadi awal runtuhnya pekat di Tanah Datar. Keduanya mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu mendukung pembinaan ini demi terciptanya lingkungan yang aman, kondusif, serta berlandaskan nilai agama dan budaya luhur.
Pertemuan tingkat tinggi ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Anton Yondra, Bupati dan Wakil Bupati, Sekda, Kapolres, Dandim 0307, Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Pengadilan Agama, Rektor UIN M. Yunus, Kesbangpol, Ketua LKAAM, MUI, serta seluruh lini sektor terkait lainnya.
(Rizal)









