MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | PURWAKARTA (JAWA BARAT) – Lahan yang sebelumnya terendam air kini dimanfaatkan menjadi area produktif. Jajaran Polsek Jatiluhur Polres Purwakarta bersama kelompok tani memanfaatkan lahan surut milik PJT II untuk penanaman jagung hibrida sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Kegiatan penanaman dan pengecekan tanaman jagung tersebut dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di kawasan Ubrug, Kampung Mekarsari RT 13/RW 04, Desa Cibinong, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan melibatkan Kapolsek Jatiluhur KOMPOL Abdul Kodir, Bhabinkamtibmas Desa Cibinong AIPTU Suhenda Kusnandar, petugas Kementerian Pertanian, penyuluh pertanian serta anggota Gapoktan Cibinong Sari selaku kelompok pengelola lahan.

Lahan yang dimanfaatkan merupakan tanah milik PJT II dengan luas sekitar 2.000 meter persegi yang sebelumnya berada di area danau dan kemudian dapat dimanfaatkan setelah air mengalami penyusutan.
Di lahan tersebut, kelompok tani melakukan penanaman jagung pipil jenis hibrida. Pemanfaatan lahan surut ini menjadi contoh bahwa kondisi lingkungan dapat diubah menjadi peluang produktif apabila dikelola secara tepat dan melibatkan kolaborasi berbagai pihak.

Kapolsek Jatiluhur KOMPOL Abdul Kodir mengatakan, kepolisian mendukung pemanfaatan lahan produktif untuk membantu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.
“Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif. Sinergi antara kepolisian, petani dan penyuluh pertanian sangat penting agar program ketahanan pangan dapat berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar KOMPOL Abdul Kodir.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketersediaan pangan dan mendorong masyarakat agar semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan.
Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan, ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Ketahanan pangan bukan hanya persoalan produksi, tetapi juga bagaimana lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan dengan baik. Kami mengapresiasi kelompok tani yang terus bergerak dan memanfaatkan lahan secara produktif,” ujar IPTU Tini Yutini.
Ia menambahkan, kolaborasi antara petani, penyuluh, pemerintah dan kepolisian perlu terus diperkuat agar produktivitas pertanian dapat meningkat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bahwa lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat dimanfaatkan kembali untuk menghasilkan pangan. Semangatnya adalah bersama-sama menjaga ketahanan pangan dan mendukung terwujudnya swasembada pangan,” tambahnya.
Penanaman jagung di lahan surut tersebut sekaligus menunjukkan semangat gotong royong dalam mengubah lahan menjadi sumber pangan, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat di sektor pertanian.
Purwakarta, Kamis, 13 Agustus 2026
(Elva-Red)










