MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | PURWAKARTA (JAWA BARAT) – Sekelompok pelajar yang tengah berkumpul selepas jam sekolah menjadi perhatian personel Polsek Jatiluhur Polres Purwakarta. Bukan untuk membubarkan, polisi justru menghampiri mereka dengan pendekatan humanis, menyapa dan memberikan edukasi agar masa muda tidak diisi dengan aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 13.41 WIB di kawasan depan SPBU Jatiluhur. Dalam patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Bhabinkamtibmas Desa Jatiluhur AIPTU Agus Firmansyah bersama Personel Patroli Polsek Jatiluhur AIPDA Reza Ismail menyambangi sejumlah pelajar yang sedang berada di salah satu warung.
Pertemuan berlangsung dalam suasana santai. Personel kepolisian berdialog langsung dengan para pelajar sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas mengenai pentingnya menjaga pergaulan dan memilih kegiatan yang positif setelah menyelesaikan aktivitas di sekolah.

Polisi mengingatkan agar waktu luang tidak dimanfaatkan untuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan persoalan, seperti tawuran, bergabung dengan geng motor, penyalahgunaan narkoba maupun berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.
Para pelajar juga diajak memahami bahwa menjaga diri bukan sekadar menghindari hukuman, tetapi merupakan bagian dari upaya menjaga masa depan. Salah memilih lingkungan pergaulan dapat membawa konsekuensi panjang, sementara kesempatan belajar dan mengembangkan diri tidak selalu datang dua kali.

Kapolres Purwakarta, AKBP Febri Nurzam melalui, Kapolsek Jatiluhur, KOMPOL Abdul Kodir mengatakan, pendekatan kepada pelajar perlu dilakukan secara persuasif agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
“Kami tidak ingin hanya hadir ketika terjadi masalah. Polisi juga harus hadir sebelum masalah terjadi, salah satunya dengan menyapa dan memberikan edukasi kepada para pelajar. Jangan sampai berkumpul selepas sekolah justru menjadi awal terjadinya tawuran atau masuk dalam pergaulan yang salah,” ujar KOMPOL Abdul Kodir.
Ia mengajak para pelajar untuk segera pulang setelah kegiatan sekolah selesai atau mengisi waktu dengan aktivitas yang bermanfaat, seperti berolahraga, belajar, mengikuti kegiatan keagamaan maupun kegiatan positif lainnya.
“Masa sekolah adalah masa untuk belajar dan mempersiapkan masa depan. Jangan kecewakan orang tua yang sudah memberikan yang terbaik. Jadilah pelajar yang membanggakan keluarga dan gunakan masa muda untuk mengejar cita-cita,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini menegaskan bahwa pencegahan kenakalan remaja membutuhkan keterlibatan bersama antara kepolisian, keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat.
“Pelajar adalah generasi penerus. Karena itu, kita harus bersama-sama menciptakan lingkungan yang membuat mereka merasa aman untuk tumbuh, belajar dan berprestasi. Jangan biarkan anak-anak kita kehilangan masa depan hanya karena salah memilih pergaulan,” ujar IPTU Tini Yutini.
Ia menambahkan, masyarakat maupun orang tua yang melihat adanya aktivitas pelajar yang mengarah pada tawuran, geng motor, penyalahgunaan narkoba atau gangguan kamtibmas lainnya diharapkan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
Melalui patroli KRYD yang dikemas dengan pendekatan humanis dan edukatif, Polsek Jatiluhur tidak hanya berupaya mencegah gangguan keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan generasi muda.
Sebab, mencegah kenakalan remaja bukan hanya tentang menghentikan mereka ketika melakukan kesalahan, tetapi juga tentang hadir lebih awal untuk mengingatkan, mendengarkan dan mengarahkan mereka menuju masa depan yang lebih baik.
Purwakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
(Elva-Red)










