MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | RAMBATAN (SUMATERA BARAT) — Polres Tanah Datar tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak inovasi pertanian di Sumatera Barat. Jumat pagi, 17 April 2026, Kapolres Tanah Datar, Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin langsung aksi penanaman jagung Kuartal II Tahun 2026 di Jorong Rambatan, Nagari Rambatan.

Berbeda dari penanaman biasa, kegiatan ini mengedepankan mekanisasi pertanian sebagai solusi efisiensi di lapangan.
Didampingi Waka Polres Kompol Iman Khalid Hari Mardono dan jajaran PJU, Dr. Nur Ichsan turun langsung ke lahan seluas 16 hektare milik Rafki Jaya. Inovasi terlihat saat personel Polri mengoperasikan alat hand corn planter atau tugal modern.
Penggunaan alat ini mendorong petani lokal beralih dari metode tradisional ke teknik yang lebih presisi, cepat, dan hemat tenaga kerja. Langkah ini diharapkan jadi standar baru bagi kelompok tani di Rambatan untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Kehadiran perwakilan Bank BRI Cabang Tanah Datar menegaskan adanya dukungan ekosistem finansial bagi petani. Kapolres menekankan bahwa swasembada pangan butuh kolaborasi antara pengamanan, teknologi pertanian, dan akses modal.
“Kami hadir bukan hanya sebagai pendamping, tapi sebagai mitra strategis petani. Dengan alat yang tepat dan sinergi bersama stakeholder, kita optimis Tanah Datar bisa menjadi lumbung jagung utama di Sumatera Barat,” ujar Dr. Nur Ichsan.
Kegiatan yang berakhir pukul 10.30 WIB ini meninggalkan dampak penting bagi kelompok tani setempat. Lewat aksi ini, Polres Tanah Datar berhasil :
Mengakselerasi pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif dan memberi edukasi langsung soal mekanisasi pertanian serta
memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat Nagari.
Dengan semangat inovasi ini, Polres Tanah Datar membuktikan bahwa seragam cokelat juga bisa menjadi pionir dalam mewujudkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan.
(Rizal, Humas Polres Tanah Datar)









