MEDIAINVESTIGASIMABES.CO.ID | BATUSANGKAR (SUMBAR) — Sebanyak 212 Jemaah Calon Haji Kabupaten Tanah Datar musim haji 1447 H/2026 M resmi dilepas, Selasa, 28 April 2026, di Masjid Muhammadiyah Batusangkar.
Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra yang hadir langsung memberi pesan khusus kepada jemaah. Ia menegaskan, keberangkatan haji bukan hanya soal kemampuan materi.

“Kita tahu, untuk ibadah haji syaratnya harus mampu. Tidak hanya materi, tapi juga mental dan spiritual. Karena itu saya ucapkan selamat atas kesempatan yang diberikan kepada Bapak dan Ibu. Semoga pulang menjadi haji yang mabrur,” ujar Anton Yondra.
Dalam laporan nya Kabag Kesra Afrizon selaku panitia menjelaskan, pelepasan dilakukan terpisah dari keberangkatan karena jadwal yang ketat.
Kloter 13 terdiri 201 jemaah. Masuk Asrama Haji Padang 7 Mei 2026 pukul 07.10 WIB. Sementara
Kloter 14 dengan 11 jemaah. Masuk asrama 8 Mei 2026 pukul 10.00 WIB.
Rombongan harus berangkat dari Batusangkar sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, jelas Afrizon.

Pada acara pelepasan jamaah calon haji itu Bupati Eka Putra berpesan agar jemaah menjaga kesehatan mengingat waktu tempuh dan jadwal yang menguras fisik.
“Jamaah sudah harus berangkat dini hari. Saya harap Bapak dan Ibu jaga kesehatan agar ibadah di Tanah Suci maksimal, sehingga menjadi haji yang mabrur,” kata Eka Putra.
Bupati menyebut jemaah tahun ini adalah orang terpilih. Mereka mendaftar tahun 2012 hingga 2014 dengan masa tunggu 12-14 tahun.
Eka Putra menginstruksikan Kepala Kantor Kemenhaj Tanah Datar Dafrizon agar pelayanan maksimal.
“Jangan sampai ada jemaah hilang, terpisah rombongan, sampai makan dan kesehatan terganggu. Saya akan terus pantau kondisi jemaah di Tanah Suci,” tegas Bupati.
Dafrizon memastikan 212 jemaah sudah dibekali manasik intensif dan akan didampingi petugas haji, tenaga kesehatan, serta tim pendukung.
Di akhir acara, Bupati menitipkan doa agar Tanah Datar aman, sentosa, sejahtera, dan dijauhkan dari bencana.
Pelepasan turut dihadiri Forkopimda, staf ahli Bupati, para Asisten, Ketua TP PKK, Ketua GOW, kepala OPD, dan tokoh masyarakat.
(Rizal, Sijelin DPRD Tanah Datar)









